DAERAH

Bank Sampah Sumber Berkah RW 02 Parigi Baru Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

33
×

Bank Sampah Sumber Berkah RW 02 Parigi Baru Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times Tv. Com, TANGERANG SELATAN – Pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus berkembang di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya nyata terlihat dari aktivitas Bank Sampah Sumber Berkah RW 02, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren.

Hal tersebut disampaikan Lurah Parigi Baru, Ade Helmi Firmansyah, SE, saat meninjau langsung Bank Sampah Sumber Berkah yang berlokasi di Jalan H. Rasam RT 02 RW 02, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren.

Menurut Ade Helmi, Bank Sampah Sumber Berkah merupakan bank sampah yang relatif baru, namun menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Bank sampah ini telah berdiri selama kurang lebih tiga bulan dan diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang Selatan.

“Hari ini saya meninjau salah satu bank sampah yang ada di lingkungan RW 02 Kelurahan Parigi Baru. Meski baru berjalan sekitar tiga bulan, bank sampah ini sudah menunjukkan progres yang baik,” ujar Ade Helmi.

Ia menilai keberhasilan bank sampah tersebut terlihat dari sistem pemilahan sampah yang sudah berjalan di tingkat RW. Warga telah memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, sehingga jumlah residu yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan.

“Saya melihat pemilahan sampah di tingkat RW sudah dilakukan dengan baik. Harapannya ke depan, produktivitas bank sampah ini terus meningkat, partisipasi warga semakin luas, dan sebelum sampah keluar dari RW sudah benar-benar terpilah,” katanya.

Ade Helmi menambahkan, keberadaan dan keberhasilan bank sampah juga menjadi salah satu indikator kinerja kelurahan dan kecamatan dalam mendukung program pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Terkait target reduksi sampah, ia berharap Bank Sampah Sumber Berkah mampu menekan volume sampah hingga 30 persen di tingkat RW.

“Targetnya, sekitar 30 persen sampah bisa tereduksi di tingkat RW. Sampah organik diolah menjadi kompos, sampah anorganik yang bernilai ekonomi dimanfaatkan, dan residunya baru dibuang ke TPA,” jelasnya.

Ia berharap ke depan kinerja bank sampah terus meningkat dan mampu mendukung target Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan serta mendukung target pemerintah,” pungkasnya.

Chrdn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *