NASIONAL

Tiga Korban Pesawat ATR 42-500 ke Peristirahatan Terakhir

14
×

Tiga Korban Pesawat ATR 42-500 ke Peristirahatan Terakhir

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times Tv..com, Jakarta – Suasana duka menyelimuti prosesi pelepasan tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Prosesi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban yang merupakan bagian dari keluarga besar KKP.

Acara pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan KKP, rekan kerja, serta keluarga korban. Doa bersama dipanjatkan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sambutannya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa para korban merupakan insan terbaik yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara melalui tugas-tugas di lingkungan KKP.

“Kami kehilangan putra-putri terbaik. Kepergian mereka adalah duka mendalam bagi seluruh keluarga besar KKP. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.

Prosesi pelepasan dilakukan dengan upacara penghormatan terakhir, disertai pengibaran bendera setengah tiang sebagai simbol belasungkawa. Jenazah kemudian diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing untuk dimakamkan.

KKP juga memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban, baik secara moril maupun administratif, termasuk hak-hak yang menjadi kewajiban institusi kepada para korban.

Tragedi kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini menjadi duka bersama tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk turut mendoakan para korban serta menghormati proses investigasi yang masih berlangsung.

Dengan penuh hormat dan duka mendalam, KKP melepas kepergian tiga korban sebagai pahlawan pengabdian yang telah menjalankan tugasnya hingga akhir hayat.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *