PEMERINTAHAN

Camat Ciputat Tekankan Stunting dan Sampah Jadi Prioritas Musrenbang 2026

14
×

Camat Ciputat Tekankan Stunting dan Sampah Jadi Prioritas Musrenbang 2026

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times Tv. Com, Tangerang Selatan – Pemerintah Kecamatan Ciputat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan kelurahan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (29/1/2026).

Musrenbang dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, perwakilan perangkat daerah, serta para ketua RT dan RW se-Kelurahan Jombang.

Lurah Jombang, Iwan Sutisna, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda strategis tahunan yang dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota.

“Alhamdulillah, pagu Musrenbang Kelurahan Jombang pada RKPD 2026 tercatat sebesar Rp4,5 miliar. Meskipun mengalami penurunan sekitar Rp300 juta dibandingkan tahun sebelumnya, kami berharap seluruh usulan yang telah direkap dalam Formulir F1 dapat dirumuskan secara optimal pada tahap F2 dan berlanjut ke tingkat selanjutnya,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, seluruh usulan pembangunan diharapkan dapat diselaraskan secara berkelanjutan agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Camat Ciputat, Mamat, SE, MM, menekankan pentingnya Musrenbang sebagai ruang utama penyampaian aspirasi warga. Ia menyebutkan bahwa Kecamatan Ciputat memiliki delapan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan yang dapat menjadi penghubung langsung aspirasi masyarakat, khususnya apabila usulan tidak terakomodasi melalui Musrenbang.

“Musrenbang ini sangat penting karena menjadi dasar perencanaan pembangunan tahun 2027. Untuk Kelurahan Jombang, pagu anggaran sebesar Rp4,5 miliar harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Mamat.

Menurutnya, penurunan pagu anggaran berkaitan dengan menurunnya penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang menjadi salah satu komponen dalam perhitungan alokasi Musrenbang.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Ciputat menekankan lima isu prioritas yang harus menjadi fokus usulan pembangunan, yaitu penanganan stunting, pengelolaan sampah, pengendalian banjir, pengentasan kemiskinan, serta pemenuhan kebutuhan pendidikan anak.

“Khusus persoalan sampah, Ciputat menjadi perhatian karena memiliki tiga pasar tradisional dengan produksi sampah mencapai sekitar 100 ton per hari. Oleh karena itu, penguatan bank sampah di tingkat RW menjadi program yang perlu terus didorong,” jelasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Ciputat berharap dapat menghasilkan rumusan program pembangunan yang responsif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat Kelurahan Jombang serta wilayah Ciputat secara keseluruhan.

Chrdn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *