http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang – Kegiatan pemeliharaan jalan hotmix yang dilakukan pada malam hari berlokasi di jalan kampung lengsir RT 05/06 Desa Munjul kecamatan solear kabupaten Tangerang menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, proses pengerjaan diduga dilakukan dalam kondisi minim penerangan sehingga dikhawatirkan mempengaruhi kualitas pekerjaan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan dan para pekerja di lokasi.pada hari Senin 25/05/2026
Pengerjaan (Hotmix) di malam hari memiliki berbagai akibat, baik risiko penurunan kwalitas kontruksi akibat suhu dari kelembaban yang tidak ideal. Dan juga tanpa penerangan yang memadai yang membuat pengerjaan diduga kuat tidak memenuhi standar sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, aktivitas pengaspalan tetap berlangsung meski kondisi sekitar terlihat gelap dan penerangan dengan menggunakan lampu hp, hal itu, dinilai tidak memenuhi standar, di karena kan ini proyek pemerintah yang sudah diatur dalam RAB, situasi tersebut memunculkan pertanyaan dari warga terkait standar pelaksanaan pekerjaan serta pengawasan dari pihak terkait.
Anggaran yang berasal dari uang rakyat melalui retribusi pajak, dan diduga dikerjakan dinas DBMSDA dan dilaksanakan oleh vendor yang ditunjuk oleh dinas terkait menuai perhatian publik.
Pengerjaan tersebut saat berjalan disinyalir tidak dalam pengawasan, sehingga menimbulkan pertanyaan, selain itu, mutu dan kwalitas dari pengerjaan tersebut disorot oleh berbagai kontrol sosial dan juga warga setempat.
Selain itu, tidak menggunakan papan informasi sehingga nilai anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah tidak diketahui oleh publik, hal ini, dianggap menjadi Bancakan oleh oknum tertentu, dimana semestinya anggaran untuk pelaksanaannya harus transparan. Dan bisa diketahui oleh publik.
Dari hasil pantauan tersebut besar kemungkinan berpotensi merugikan negara, oleh karena itu diharapkan pemerintah dan APH dapat melakukan audit terhadap proyek tersebut yang disinyalir proyek tanpa tuan. Alias tidak ada nama pelaksana kerja.
Hingga berita ini diterbitkan pihak dinas terkait belum berhasil dikonfirmasi dan dihubungi via Telp Wa tidak merespon bahkan saat ditemui dikantor kepala bidang sedang tidak berada di kantor. Disisi lain Sepri Sekdis menyampaikan untuk bersurat agar dapat ditindaklanjuti,.” Ujarnya.
Pewarta Maman
Redaksi Piter Siagian






