DAERAHNEWS

Sinergitas TNI, Polri dan Pemdes Margasari Bersih Lingkungan

4
×

Sinergitas TNI, Polri dan Pemdes Margasari Bersih Lingkungan

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang// Reporter Rajawali Times tv Rudi Hartono melaporkan Langsung dari Tigaraksa Pemerintah desa Margasari gelar Bersih lingkungan, dengan mengangkut sejumlah sampah yang dibuang sembarangan oleh warga di pinggir jalan. Hali itu, dinilai belum adanya kesadaran warga terkait lingkungan yang mana membuang sampah sembarang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Oleh karena itu, pemerintah desa Margasari yang dipimpin oleh kades Mattoib mengerahkan perangkat desa dibantu binamas dan babinsa serta dari dinas lingkungan hidup kabupaten Tangerang yang turut serta membersihkan sampah di pinggir jalan.

Warga berharap pembangunan TPS3R dapat segera dibangun di desa margarsari untuk kemudian mengurangi sampah sampah tersebut. Selain itu, menurutnya akan mengurangi Cost dalam pengangkutan.

Sampah tersebut dapat menjadi pemandangan di sisi jalan yang juga, rasa bau menyengat jika di lewati. Sebelum diangkut oleh truck sampah.

Kerja keras yang dilakukan oleh pemdes, Babinsa dan binamas serta dinas DLHK di apresiasi oleh masyarakat.

Menurut keterangan kadis DLHK pemerintah kabupaten Tangerang telah membangun pengelolaan sampah dengan tehnologi modren yang kapasitas nya menurut keterangan kadis 1500 ton sampai 2000 ton per hari di sukadiri. Ia menegaskan proyek tersebut terlaksana dengan Kerjasama pihak swasta.

Sementara, Tempat Pembuangan Akhir sampah Kabupaten Tangerang yang utama adalah Tempat Pembuangan Akhir Jatiwaringin, yang terletak di Kecamatan Mauk. Tempat Pembuangan Akhir ini memiliki luas 33 hektar dan mampu menampung 2.000 ton sampah per hari. Namun, kondisinya cukup memprihatinkan karena 28 hektar sudah terisi dengan metode open dumping, dan hanya tersisa 5 hektar.

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan dana Rp15 miliar untuk memperbaiki Tempat Pembuangan Akhir di Jatiwaringin, termasuk pembangunan akses jalan dan penerapan metode sanitary landfill. Selain itu, ada rencana untuk membangun Pembangkit Listrik Sampah (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir Jatiwaringin dengan investasi Rp 3 triliun, yang ditargetkan rampung pada 2026.

Tak hanya itu, TPA lain di Kabupaten Tangerang adalah TPA Rawa Kucing, yang terletak di Jalan Perkutut 1 No. 8, Kedaung Wetan, Neglasari, Tangerang, dengan kapasitas 1.500 ton sampah per hari.

Dalam moU Pemerintah dengan pihak Swasta menargetkan pembuangan sampah sekitar 1500 ton sampai 2000 per hari hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Selain itu, dalam rangka menyambut hari sampah sedunia pemerintah kabupaten Tangerang akan menjawab tantangan sebagai salah satu daerah yang sukses menangani sampah secara terpadu.

Redaksi Piter Siagian A.Md

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *