DAERAHNEWSPOLITIK

Anggota DPRD Provinsi Banten Faraksi PDIP Gelar Reses di Desa Tipar Jambe

4
×

Anggota DPRD Provinsi Banten Faraksi PDIP Gelar Reses di Desa Tipar Jambe

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang //Reporter Rajawali Times tv Denilo Lefrando melaporkan langsung 11 Pebruari  2026 dari Jambe Kabupaten Tangerang, Anggota dewan DPRD provinsi banten gelar reses di desa tipar kecamatan Jambe dalam kegiatan tersebut untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat di wilayah dapilnya.

Wawan Sumarwan SH., Anggota DPRD provinsi Banten dapil IV berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi

Ia menjelaskan tugas dewan adalah untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintah, mengawasi anggaran serta penyerapan anggaran yang berasal dari pajak rakyat.

Dalam reses tersebut beberapa hal yang disampaikan warga terkait, tenaga kerja MBG yang berada di wilayah tipar raya, Penyediaan pupuk serta harga yang tidak menentu, dan juga penyediaan lapangan kerja bagi warga yang berbayar.

Hal yang paling ditunggu oleh masyarakat adalah terkait lapangan kerja yang dinilai masih di manfaatkan oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan. Bahkan nilai yang mereka pungut menurut keterangan dari warga menyampaikan berkisar Rp.2 juta sampai Rp 5 Juta rupiah per orang.

Nilai tersebut sangat menyusahkan masyarakat yang mencari pekerjaan dimana menurutnya belum mendapat pekerjaan tetapi harus berbayar,” keluhnya.

Hal itu, dinilai sebagai tugas dan tanggungjawab pemerintah melalui dinas tenaga kerja, dimana dinas tersebut harus melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja, dan juga perusahaan yang mempekerjakan masyarakat,.

Wargapun berharap agar segera dapat menindak para oknum oknum yang meraup keuntungan pribadi dan disinyalir melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Diharapkan APH dapat segera menindak para oknum yang mencoba mencari keuntungan.

Disi lain terkait MBG yang mana menurut penuturan warga setempat bahwa pihak manajemen MBG belum mempekerjakan warga setempat, mendapat tanggapan dari Kades Tipar Lala S, Ia menjelaskan bahwa di desa tipar raya saat ini ada dua MBG yang dapat menyerap tenaga kerja, dan juga penyerapan itu, diluar dari wewenang perangkat desa, dirinya menyebut Sepenuhnya itu adalah wewenang pihak manajemen MBG.” ujar kades.

Selain itu ketika di konfirmasi terkait penyerapan tenaga kerja di MBG kampung solong pihak manajemen tersebut menyampaikan bahwa 70 persen tenaga kerja berasal dari tipar raya.

Aldi sebagai manajeman menjelaskan bahwa tenaga kerja tersebut telah sesuai dengan keinginan pihak pusat, dan di tanya terkait dapur ompreng ia menegaskan bahwa pihaknya masih menjalin kerjasama dengan pihak lain.sehingga tidak mungkin merekrut orang lain, “terangnya

Sementara untuk dapur masak, atau Chep Aldi menjeskan hanya merekrut 4 orang, itupun yang sudah kompeten dan telah bersertifikat. Ia membantah tudingan tidak mempekerjakan warga Jambe, dan telah berkordinasi dengan pihak RT, RW, Lurah dan kecamatan tandasnya..

Redaksi Piter Siagian A.Md

 

 

Penulis: PiterEditor: Denilo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *