http://Rajawali Times Tv. Com, Kabupaten Tangerang – Warga Kampung Kukun RT 001/009, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang digegerkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah gubuk pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitas maupun keluarganya tersebut ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam gubuk tempat tinggalnya.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Alwani, seorang pedagang bambu yang berjualan di depan gubuk korban. Menurut keterangan saksi, biasanya korban terlihat duduk di depan gubuk sambil bekerja memperbaiki pompa air (sanyo). Namun pada hari tersebut korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
Sekitar pukul 11.00 WIB, saksi mencoba mengecek dengan mengintip ke dalam gubuk dan melihat korban dalam posisi tidur miring ke kiri. Saat itu saksi belum merasa curiga dan mengira korban sedang beristirahat.
Namun sekitar pukul 12.00 WIB, saksi kembali memanggil korban dari luar gubuk tetapi tidak mendapatkan jawaban. Saksi kemudian meminta bantuan seorang pedagang belut yang berada di sekitar lokasi untuk bersama-sama memanggil korban. Karena tetap tidak ada respons, mereka kembali mengintip ke dalam gubuk dan melihat korban masih dalam posisi yang sama.
Merasa khawatir, saksi kemudian menghubungi kakaknya, Ahmad Sahid, serta Ketua RT setempat Hidayatullah. Tidak lama kemudian mereka bersama Ketua RW dan beberapa warga datang ke lokasi. Ahmad Sahid kemudian masuk ke dalam gubuk untuk memastikan kondisi korban dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukatani. Sekitar pukul 13.00 WIB, piket fungsi Polsek Rajeg yang dipimpin Pawas Ipda Novrizal Dwi Farizky, S.H., selaku Kanit Reskrim, menerima laporan dan langsung menuju ke lokasi kejadian.
Petugas yang tiba di lokasi sekitar pukul 13.05 WIB kemudian melakukan pengecekan awal terhadap kondisi korban. Dari hasil pemeriksaan secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selanjutnya, dengan dibantu warga setempat, petugas mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke RSUD Balaraja untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan saksi Ahmad Sahid, korban diketahui berprofesi sebagai tukang servis pompa air (sanyo) dan telah tinggal seorang diri di gubuk tersebut selama kurang lebih 30 tahun. Identitas maupun keluarga korban hingga kini belum diketahui.
Saksi juga menyebutkan bahwa korban sudah lama menderita penyakit sesak napas. Bahkan tiga hari sebelum kejadian, korban sempat berobat ke klinik terdekat dan diantar oleh saksi Alwani.
Diduga kuat korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. Namun pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait penemuan mayat tersebut.
Budi












