DAERAH

Peluncuran Bamus Madura Kitiga Ormas Mendorong Pemerintah Agar Madura Tidak Menjadi Pulou Termiskin di Jawa Timur 

4
×

Peluncuran Bamus Madura Kitiga Ormas Mendorong Pemerintah Agar Madura Tidak Menjadi Pulou Termiskin di Jawa Timur 

Sebarkan artikel ini

 

http://Rajawali Times Tv com, Pamekasan –26 Maret 2026
-Ormas Madas Nusantara undang seluruh ormas ke-Maduraan pada Peluncuran Bamus Madura, 1 April 2026 di Gedung Pertemuan Rato Ebuh, Bangkalan yang dirangkai kegiatan Halalbihalal. Sedikitnya kegiatan ini dihadiri 1000 orang dan diagendakan dihadiri Wakil Gubernur, Jawa Timur, Emil Dardak maupun para Bupati se-Madura

Kegiatan peluncuran Bamus (Badan Musyawarah) Madura kelihatan semarak. Karena promosi kegiatannya terlihat dengan adanya Billboard ukuran besar 5 x 10 meter. Kemudian Billboard ukuran 4 x 6 meter yang dipasang di jalan umum. Belum lagi Baliho yang bertebaran, umbul-umbul, bendera dan spanduk.

Menurut salah satu jurnalis yang tidak mau disebut namanya, mengatakan baru pertama selama ada ormas ke-Maduraan yang buat kegiatan di Madura gebyar promosinya seperti yang dilaksanakan Ormas Madas Nusantara. Kegiatan itu dikemas Halalbihalal Tiga Ormas Madas (Madas Nusantara, Madas Sedarah dan Madas Serumpun).

“Sebagai jurnalis kami menilai Peluncuran Bamus Madura ini penting. Diharapkan dengan adanya Bamus Madura ini tidak ada pengkotak-kotakan ormas. Tapi diwadahi dan dibina agar keberadaan Ormas mampu memberikan manfaat positif bagi pembangunan Madura,” tegas sang Jurnalis lokal Pamekasan, Madura

Ketika wartawan meminta komentar kepada Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH melalui saluran Whatsapp dikatakan memang kegiatan Peluncuran Bamus Madura ini melibatkan banyak pihak. Tidak hanya ormas ke-Maduraan, tapi juga pemerintah, Pengusaha, ulama, pendidik, amggota dewan maupun tokoh-tokoh Madura, baik yang di Madura maupun yang luar Madura

“Memang peluncuran Bamus Madura ini digagas bersama Tiga Ormas Madas. Ini menjadi modal bagi kami untuk menghadirkan wadah bagi semua ormas agar dapat dibina, dilindungi dan disejahterakan,” tegas Jusuf Rizal psnggiat anti korupsi Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu.

Adanya peluncuran Bamus Madura ini merupakan sejarah baru bagi ormas ke-Maduraan yang mulai berpikir maju dan visioner. Sebab selama ini ormas ke-Maduraan banyak yang tidak dikelola profesional dan transparan. Lebih banyak membela kepentingan kelompok dengan jargon-jargon tinggi, namun tidak membumi.

Bamus Madura, tidak sekedar mewadahi ormas ke-Maduraan, tapi diharapkan dapat menjadi lokomotif penggerak pembangunan Madura dengan melibatkan semua unsur secara integrated. Pemerintah, Swasta dan Masyarakat agar mampu menyelesaikan akar permasalahan kenapa Madura termasuk Kota termiskin di Jawa Timur.

“Nanti detailnya akan kami rumuskan bersama dengan membentuk Tim Formatur dulu, baru dibentuk pengurus Pusat maupun perwakilan di daerah yang dianggap perlu guna mendorong kemajuan Madura Cerdas, Cemerlang dan Gemilang dengan membangun dan mencetak Sumberdaya Manusia Berkualitas (SDM),” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo, keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu.
Editor : Sujai Tim rajawali timestv.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *