http://Rajawali Times tv.com Bandingkan PR yang ada di sekolah Dasar Peusar kabupaten Tangerang yang membutuhkan perhatian untuk pembangunan, bahkan jendela, kusen dan pintu terlihat rusak, sementara, Hedonisme birokrasi pemerintah kabupaten Tangerang terlihat megah,,
Yang mana gelar rapat kordinasi dan evaluasi kerja di holiday inn,Peustur bandung pada tahun lalu., Masyarakat, menilai hanya sekedar buang buang anggaran yang tidak sesuai dengan keinginan presiden RI untuk Efisiensi anggaran,, dan sangat tidak sesuai dengan motto Tangerang gemilang.,
Dalam sesi Tersebut mengundang vocalis ternama,yang juga bawakan lagu dengan Judul,“selimut tetangga”,apakah hal itu juga lebih besar manfaat ketimbang pengentasan kemiskinan?.,
Menurut pandangan warga kabupaten,Tangerang bahwa zona merah untuk korupsi masih layak tersirat di tubuh pemerintah.,Hal itu,,tak lepas dari hedonisme yang baru baru ini menjadi pusat perhatian bersama.,
Kemajuan dan kemunduran suatu daerah adalah,,tak lepas dari birokrasi pemerintah,,melalui program,yang telah dicanangkan dan masih,sebagian belum di tuntaskan,menjadi catatan penting bagi masyarakat.,Kalau sekedar membuat suatu acara yang,dinilai hanya menghamburkan,anggaran yang berpotensi menjadi ladang korupsi.,suatu hal yang tidak di inginkan.,Koreksi dari itu,,media menilai pemerintah harus dapat,membuat skema yang berintegritas,untuk memajukan daerah.,Potensi kerugian negara pun akan,terus bertambah,jika rapat kordinasi dan evaluasi,harus di luar daerah.,Dan jika kegiatan tersebut,tidak di stop besar kemungkinan kemunduran,akan menjadi bias.atau yang lajim,disebut belokan arah dari garis kebijakan,yang pro rakyat.,
Keinginan masyarakat untuk segera pemerintah dapat mengambil langkah langkah tepat mengurangi resiko kerugian negara., oleh karena itu arah kebijakan tersebut harus tepat sesuai dengan keinginan masyarakat dan tidak boleh membiarkan hedonisme birokrasi.,
Bahkan terlihat dalam video yang di unggah di tiktok dengan,,ceria dan senang yang di pertontonkan oleh para pejabat kabupaten Tangerang.,Toh masih ada saudara saudara kita yang konon masih perlu uluran tangan,,bukan sekedar nyanyian merdu.,
Selain itu, Moh. Thamrin Aktifis dari Lembaga Swadaya Masyarakat LP-KPK yang juga berprofesi sebagai pengacara turut menyoroti pemerintah kabupaten Tangerang.
Dirinya meminta kepada Pemerintah agar segera melakukan evaluasi kerja dinas Pendidikan yang di nilai lamban menangani pembangunan yang mana gedung sekolah dasar Peusar berpotensi dapat mencelakai para anak didik. Sebelum hal itu terjadi perlu antisipasi,” ujarnya.
Menurutnya gedung sekolah tersebut tidak layak lagi dijadikan sebagai sarana pendidikan, ia menilai pemerintah belum serius menangani pendidikan di kabupaten Tangerang. Dengan temuan gedung sekolah, pintu, jendala pada rusak, tentunya gedung sekolah tempat menimba ilmu pendidikan bagi anak bangsa harus sesuai standar kelayakan dan keamanan,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan Kepala dinas Pendidikan dan Bupati Tangerang belum dapat dikonfirmasi.,
Redaksi Piter Siagian.












