DAERAH

Camat Pondok Aren Ajak Warga 11 Kelurahan Gotong Royong Bangun Teba Sampah Organik

18
×

Camat Pondok Aren Ajak Warga 11 Kelurahan Gotong Royong Bangun Teba Sampah Organik

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times Tv. Com, TANGERANG SELATAN – Camat Pondok Aren mengajak seluruh warga untuk bergotong royong membangun Teba Sampah Organik sebagai langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah Kecamatan Pondok Aren. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 11 kelurahan pada Selasa (13/1/2026) dengan melibatkan perangkat kelurahan, RT/RW, serta partisipasi aktif masyarakat.

Ajakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan terkait penguatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan peningkatan peran masyarakat dalam penanganan sampah dari sumbernya.

Camat Pondok Aren, H. Hendra, S.H., M.Si, menegaskan bahwa pembangunan Teba Sampah Organik merupakan solusi sederhana namun efektif untuk mengurangi volume sampah rumah tangga yang selama ini bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Teba Sampah Organik ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mengurangi sampah dari sumbernya. Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus melibatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat,” ujar Hendra.

Dalam kegiatan tersebut, Hendra turut hadir dan terlibat langsung bersama warga dalam proses pembuatan Teba Sampah Organik. Selain pembangunan teba, sebagian wilayah juga menerapkan pembuatan lubang biopori sebagai bagian dari pengelolaan sampah ramah lingkungan.

Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga. Bentuknya menyerupai lubang sumur dengan kedalaman sekitar dua meter, diperkuat beton dan ditutup rapat. Sistem ini berfungsi sebagai komposter alami untuk mengurai sampah dapur seperti sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk kompos.

Selain menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi kesuburan tanah, Teba Sampah Organik dinilai efektif dalam mengurangi ketergantungan pembuangan sampah ke TPA serta membantu mencegah genangan air di lingkungan permukiman.

Menurut Hendra, kegiatan gotong royong ini merupakan respons atas meningkatnya persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Untuk mengatasi persoalan sampah yang saat ini cukup marak, kami berinisiatif bergotong royong membantu pemerintah kota. Kami mengajak warga mengurangi sampah melalui pembuatan biopori dan Teba Sampah Organik,” jelasnya.

Ia menambahkan, program serupa akan diterapkan secara bertahap di seluruh kelurahan di wilayah Pondok Aren sebagai bagian dari gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Pondok Aren berharap kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah organik terus meningkat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian lingkungan.

Kreativitas serta partisipasi aktif warga Kecamatan Pondok Aren dalam mengatasi persoalan sampah pun patut diapresiasi.

Chrd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *