DAERAHNEWS

KADINKES LEBAK HARUS BERANI BERHADAP – SEMUA KLINIK DI KABUPATEN TERSUNGKUT, PELANGGARAN SOP SEPERTI ‘PERMAINAN MAINAN’ – AKTIVIS, ASKLIN, DPRD WAJIB TURUN TANGAN SEKARANG!”

22
×

KADINKES LEBAK HARUS BERANI BERHADAP – SEMUA KLINIK DI KABUPATEN TERSUNGKUT, PELANGGARAN SOP SEPERTI ‘PERMAINAN MAINAN’ – AKTIVIS, ASKLIN, DPRD WAJIB TURUN TANGAN SEKARANG!”

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times tv.com Lebak, 27 Desember 2025 – Bom kegelapan yang telah lama tersembunyi akhirnya meledak di tengah sistem kesehatan Kabupaten Lebak: hampir seluruh klinik yang beroperasi di sini bukan hanya tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) – melainkan seolah-olah aturan dasar kesehatan hanyalah sekeping kertas yang bisa dilanggar sesuka hati!

Kebenaran ini terbongkar secara terbuka dan tanpa kompromi oleh dokter spesialis kandungan dengan inisial ST, bersama pengacara Resti Komalawati SH., M.H., dalam jumpa klarifikasi yang penuh muatan di Klinik Utama Tanti Kirana, Rangkasbitung, Jumat (26/12) pukul 13.00 WIB.

Dani Saeputra, aktivis pemerhati sosial kesehatan, tidak lagi bersikap sopan – ia MEMBANTING TABIR dan MENUNTUT Kadinkes Lebak BERHENTI SEGERA dari permainan “mati tuli dan tuli buta” yang telah dilakukan!

“Ini bukan sekadar masalah kecil atau kelalaian – ini adalah bentuk KORUPSI KEPERCAYAAN dan PERUSAKAN SISTEM yang menyakiti masyarakat yang dengan lugu menyerahkan nyawa dan kesehatan mereka pada fasilitas yang seharusnya menjaga mereka!” tegas Dani dengan nada membara yang tidak bisa dinafikan.

Hasil investigasi lapangan timnya mengungkapkan fakta yang membuat bulu kuduk merinding:

– Pengawasan terhadap tenaga medis sama sekali tidak ada – bahkan ditemukan dugaan banyak tenaga yang tidak punya ijazah atau izin praktik apapun, namun dengan seenaknya menangani pasien seperti orang yang bermain dokter!

– Peralatan medis digunakan seperti barang bekas yang tidak terawat – tidak ada pemeriksaan berkala, jelas tidak sesuai standar nasional, dan bisa jadi alat yang sudah rusak dipaksakan digunakan hanya demi mengejar untung!

– Dokumentasi medis dibuat secara asal-asalan dan penuh kesalahan – bukan hanya ancaman bagi keselamatan pasien, melainkan juga upaya untuk menyembunyikan kesalahan yang bisa jadi merenggut nyawa!

“Malpraktek di sini bukan lagi istilah yang perlu dibantah – ini adalah REALITAS yang sudah merajalela! Mulai dari diagnosis salah yang merusak tubuh pasien, pengobatan salah yang menyebabkan komplikasi parah, kelalaian perawatan yang membuat kondisi semakin parah, hingga penggunaan alat tidak layak yang bisa berujung pada KEMATIAN yang seharusnya bisa dihindari!” tandasnya dengan nada yang menusuk.

Ia menegaskan, dampak yang ditimbulkan bukan hanya menyakitkan secara fisik dan emosional bagi pasien serta keluarga – tetapi juga menunjukkan bahwa pihak klinik dan mungkin pihak berwenang yang terkait telah mengorbankan keselamatan rakyat hanya untuk mengisi kantong sendiri, dengan risiko tuntutan hukum berat dan keruntuhan total kredibilitas kesehatan lokal.

Dani juga memberikan PERINTAH TEGAS kepada Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lebak: Lakukan SIDAK MENDADAK dan MENYELURUH ke Kadinkes Lebak DALAM 24 JAM KEDEPAN!

“Tanya secara gamblang dan tanpa basa-basi – bagaimana proses perizinan seluruh klinik di sini bisa lolos begitu saja? Jangan biarkan dugaan KOLUSI dan KORUPSI antara dinas dan pihak klinik untuk mencari keuntungan pribadi terus menghancurkan sistem yang seharusnya menjadi tulang punggung kesejahteraan rakyat!” ujarnya dengan nada yang tidak bisa ditawar.

Selain itu, ia juga MENDESAK Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) untuk berhenti bersikap pasif dan mengambil sikap tegas tanpa pandang bulu: “ASKLIN bukan hanya wadah untuk kumpul-kumpul atau promosi – punya wewenang dan tanggung jawab MORAL untuk membersihkan nama baik profesi dan menetapkan standar yang sesungguhnya! Jangan biarkan nama asosiasi tercoreng hanya karena takut kehilangan anggota atau merusak hubungan bisnis!” pungkas Dani Saeputra dengan penuh kemarahan.

Jurnalis : Hkz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *