DAERAH

Korban Mengadu, SPBU Panyaungan Tutup Mulut – Aktivis GMBI: Kami Akan Bongkar!

38
×

Korban Mengadu, SPBU Panyaungan Tutup Mulut – Aktivis GMBI: Kami Akan Bongkar!

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times tv.com π™±πš˜πšor β€” πš‚πšŠπš‹πšπšž 𝟸𝟽 πš‚πšŽπš™πšπšŽπš–πš‹πšŽπš› 𝟸𝟢𝟸𝟻 Polemik dugaan penyalahgunaan barcode pembelian BBM subsidi di SPBU Panyaungan, Kabupaten Bogor, semakin menuai sorotan. Sopir yang menjadi korban mengaku sudah berupaya melakukan komunikasi dengan pihak SPBU, namun tidak mendapat penjelasan yang memadai.

Awak media juga mencoba meminta tanggapan langsung kepada manajer SPBU berinisial DDI. Namun, saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat, β€œSiap Pak, mohon ditunggu,” tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Sikap bungkam ini memicu reaksi keras dari aktivis Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Dani Saeputra, salah satu aktivis GMBI, menegaskan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

β€œSPBU harus bertanggung jawab. Kalau memang ada permainan barcode, kami akan bongkar modus yang dilakukan terhadap para sopir. Ini sudah keterlaluan dan tidak bisa dibiarkan,” tegas Dani.

Lebih lanjut, Dani mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melaporkan persoalan ini kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), agar segera diusut sesuai aturan hukum yang berlaku.

β€œKami akan sampaikan langsung ke Kang Dedi Mulyadi. Negara harus hadir membela rakyat kecil yang dirugikan,” pungkasnya.

Dani juga mengajak para sopir maupun warga lain yang merasa dirugikan untuk tidak takut bersuara. Menurutnya, laporan dari masyarakat akan memperkuat bukti bahwa ada dugaan praktik curang yang mesti segera dihentikan.

*π™·πšŽπš›πšž π™Ίπš‰*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *