http://Rajawali Times Tv. Com, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Jurangmangu Barat pada Rabu (21/1/2026).
Musrenbang ini dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, perwakilan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, unsur kecamatan dan kelurahan, serta para pemangku kepentingan, mulai dari ketua RT dan RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, TP PKK, koperasi, hingga perwakilan organisasi dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan pemerintah daerah untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan perencanaan pembangunan.
Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKPD 2027, dengan tetap diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2025–2030.
“Musrenbang ini menjadi wadah penyampaian gagasan, usulan, dan masukan dari masyarakat. Namun yang paling utama, seluruh program harus selaras dengan RPJMD agar dapat ditetapkan sebagai prioritas pembangunan daerah,” ujar Pilar.
Pilar menjelaskan, sejumlah program strategis yang dapat disinergikan dalam RKPD 2027 antara lain penanganan banjir, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas hunian warga. Ia mencontohkan penanganan banjir di wilayah Pondok Aren yang menunjukkan tren penurunan titik genangan dalam beberapa tahun terakhir.
“Penanganan banjir dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Alhamdulillah, titik-titik genangan yang sebelumnya cukup ekstrem kini semakin berkurang, dan hal ini akan terus kita tuntaskan,” jelasnya.
Selain itu, Pilar juga menekankan pentingnya program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hingga saat ini, ribuan rumah warga di Kota Tangerang Selatan telah diperbaiki melalui program tersebut dan akan terus dilanjutkan.
“Keberhasilan sebuah kota diukur dari meningkatnya kualitas hidup masyarakatnya. Jika masih terdapat rumah warga yang tidak layak huni, maka itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyelesaikannya,” tegas Pilar.
Sementara itu, Lurah Jurangmangu Barat, Deddy, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta Musrenbang yang tetap hadir dan berpartisipasi aktif meskipun kegiatan berlangsung di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kehadiran Bapak dan Ibu menunjukkan kepedulian serta komitmen bersama dalam membangun Kelurahan Jurangmangu Barat, baik pembangunan fisik maupun nonfisik,” ujarnya.
Deddy menambahkan bahwa Musrenbang tingkat kelurahan merupakan puncak dari rangkaian pra-Musrenbang yang sebelumnya telah dilaksanakan di tingkat RT dan RW. Ia mengakui jumlah usulan masyarakat cukup banyak, namun tetap harus disesuaikan dengan kemampuan serta keterbatasan anggaran daerah.
“Seluruh aspirasi masyarakat akan kami catat dan seleksi berdasarkan skala prioritas, agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya.
Chrdn












