PEMERINTAHAN

Pemkot Tangsel Dorong Budidaya Maggot untuk Kurangi Sampah Organik

13
×

Pemkot Tangsel Dorong Budidaya Maggot untuk Kurangi Sampah Organik

Sebarkan artikel ini

http://Rajawali Times Tv. Com, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang efektif, murah, dan berkelanjutan, terutama di tingkat rumah tangga dan lingkungan permukiman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat menghadiri Forum Komunikasi Bank Sampah yang digelar di Kelurahan Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Rabu (28/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pilar menjelaskan bahwa maggot mampu mengurai sampah organik dengan cepat sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, pelatihan budidaya maggot kepada warga menjadi bagian penting dalam strategi pengurangan sampah dari sumbernya.

“Pakan maggot itu gratis, dari sampah kita sendiri. Tinggal bagaimana kita kelola dan pastikan ada pasar yang menyerap hasilnya,” ujar Pilar.

Ia menuturkan, sisa makanan dan sampah organik rumah tangga yang selama ini berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot. Dengan cara tersebut, volume sampah yang dibuang dapat ditekan secara signifikan.

Selain berfungsi sebagai pengurai sampah, hasil budidaya maggot juga memiliki nilai ekonomis karena dapat dijual atau dimanfaatkan sebagai pakan ternak, ikan, serta bahan baku pertanian.

Pilar menekankan bahwa pengelolaan sampah berbasis maggot harus berjalan seiring dengan penguatan peran bank sampah di setiap lingkungan. Bank sampah dinilai menjadi ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Bank sampah harus terus diperkuat. Jika digabungkan dengan budidaya maggot, maka pengurangan sampah akan lebih optimal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” katanya.

Pemkot Tangsel, lanjut Pilar, berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara mandiri, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Chrdn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *