http://Rajawali Times tv.com Lebak, Banten – Masalah sampah di Terminal Ciboleger masih berlanjut. Dalam forum yang diadakan di Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Rabu (11/02/2026), Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Agus Bule, menekankan pentingnya optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang telah dibangun dengan dana pemerintah.
Agus Bule menjelaskan bahwa TPS 3R bukanlah tempat pembuangan akhir, melainkan fasilitas pengolahan sampah yang strategis untuk mengatasi masalah sampah dari Terminal Ciboleger. Ia menekankan bahwa sampah seharusnya tidak dibiarkan menumpuk jika masih bisa dikelola dan diolah.
“Manfaatkan fasilitas yang sudah ada. Jika TPS 3R dioptimalkan, masalah sampah pasti bisa dikurangi,” tegasnya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan perbedaan pendapat antara Pokdarwis dan pengelola TPS 3R terkait teknis pengolahan sampah. Agus Bule menawarkan lahan pribadinya sebagai lokasi pembuangan sampah sementara, dengan syarat Terminal Ciboleger harus bebas dari tumpukan sampah. Masyarakat dan pelaku UMKM juga siap berkontribusi melalui iuran swadaya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Bojongmenteng, Camat Leuwidamar, Kapolsek Leuwidamar, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak. Semua pihak sepakat perlunya sinergi lintas sektor untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Pembahasan lanjutan akan segera dilakukan untuk memastikan TPS 3R Desa Bojongmenteng dapat dioptimalkan sesuai fungsi dan tujuan awal pembangunan.
*HKZ*












