Banjarnegara – Rajawali Times TV https://rajawalitimestv.com Berita Online Terpercaya Mon, 22 Jun 2026 19:44:15 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://rajawalitimestv.com/wp-content/uploads/2026/05/cropped-cropped-1778771063479-1-32x32.avif Banjarnegara – Rajawali Times TV https://rajawalitimestv.com 32 32 Pelestarikan Budaya Puan Hayati Banjarnegara gelar acara Peningkatan Kapasitas Perempuan dan Pemuda dalam Memahami Tembang dan Bahasa Jawa https://rajawalitimestv.com/pelestarikan-budaya-puan-hayati-banjarnegara-gelar-acara-peningkatan-kapasitas-perempuan-dan-pemuda-dalam-memahami-tembang-dan-bahasa-jawa/ https://rajawalitimestv.com/pelestarikan-budaya-puan-hayati-banjarnegara-gelar-acara-peningkatan-kapasitas-perempuan-dan-pemuda-dalam-memahami-tembang-dan-bahasa-jawa/#respond Mon, 22 Jun 2026 19:44:15 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1079 http://Rajawali Times tv.com Banjarnegara Perempuan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Banjarnegara menggelar acara upaya pelestarian budaya Jawa, kegiatan ini bekerjasama dengan BKMA wilayah Propinsi Jawa Tengah

Kegiatan yang di Gelar di Sanggar Sasmita Bawana Desa Somawangi Kec Mandiraja pada Senin (22/6/2026)ini bertujuan menumbuhkan kecintaan kaum perempuan dan generasi muda terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen pelestari nilai-nilai budaya di lingkungan keluarga dan masyarakat.

kegiatan ini guna peningkatan kapasitas perempuan dan pemuda dalam melestarikan budaya Jawa dan memahami tembang serta bahasa daerah khususnya bahasa Jawa.

Acara pelatihan ini diikuti 125 peserta terdiri dari para warga penghayat pria dan wanita .serta di hadiri diantaranya Perwakilan dari Dinas kebudayaan Propinsi Jawa Tengah. BKMA. Jawa Tengah. Dinas Pariwisata kab Banjarnegara. Kesbangpol Kab Banjarnegara.Dikpora korwilcam mandiraja kepala Desa Somawangi Dan Bunda Milenial Banjarnegara.serta berbagai Perwakilan organisasi dan komunitas lainya .

Acara ini menghadirkan materi mengenai unggah-ungguh basa, makna filosofi tembang Jawa, serta praktik melagukan tembang tradisional Jawa. melalui pendekatan interaktif, dan pada acar ini peserta diajak memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tembang Jawa sebagai media pendidikan karakter dan kearifan lokal.

Ketua panitia kegiatan, Karsun menyampaikan bahwa penguatan kapasitas perempuan dan pemuda ini menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya Jawa perkembangan teknologi dan arus globalisasi.

Menurutnya, “Tembang dan bahasa Jawa bukan sekadar warisan seni, “tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai kesopanan, gotong royong, serta penghormatan terhadap sesama.

“Oleh karena itu, generasi muda dan perempuan perlu diberikan ruang untuk belajar, memahami, dan mengembangkannya,” ujar Karsun.

Selanjutnya Agus, Perwakilan Dari Balai pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Wilayah Jawa Tengah di sela sela acara kepada wartawan mengatakan

“Kegiatan hari ini sangat bagus sekali Bahasa Jawa itu kan memang ada tingkatan tingkatan, dan yang ini memang sangat perlu sekali di sampaikan kepada para pemuda agar mereka paham. “Demikian juga dengan tembang Jawa yang saat ini juga sudah mulai jarang di ketahui oleh para remaja dan pemuda, ” sehingga perlu di datangkan Nara sumber untuk menyampaikan edukasinya ” Kata agus.

Kegiatan ini sejalan dengan berbagai inisiatif pelestarian bahasa Jawa yang dilakukan di berbagai daerah untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap bahasa dan tata krama Jawa di tengah tantangan modernisasi.

Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik tembang macapat dan diskusi mengenai relevansi bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi, termasuk berbagi pengalaman mengenai penggunaan bahasa Jawa di lingkungan keluarga maupun komunitas.

Masih dilokasi acara,

Tukimin. S.Pd sebagai Narasumber saat ditemui wartawan mengatakan,

“Peserta sangat antusias skli menerima materi yang saya sampikan dan semoga ini dapat menjadi dasar pengetahuan untuk bahasa Jawa ini di gunakan dalam sehari hari. Dan kedepanya dapat di perdalam lagi di acara lain dan narasumber lain yang lebih bagus “JelasTukimin.

Melalui kegiatan ini diharapkan perempuan dan pemuda dapat menjadi pelopor pelestarian budaya, memperkuat identitas lokal, serta menularkan kecintaan terhadap tembang dan bahasa Jawa kepada generasi berikutnya.

Red. Muchibun

]]>
https://rajawalitimestv.com/pelestarikan-budaya-puan-hayati-banjarnegara-gelar-acara-peningkatan-kapasitas-perempuan-dan-pemuda-dalam-memahami-tembang-dan-bahasa-jawa/feed/ 0
Pengguna Jalan Soroti Akses Jalan Penghubung Banjarnegara- Kebumen, Pihak Dinas terkait Terkesan Lamban Dalam Menangani Jalan Rusak Di Pagedongan. https://rajawalitimestv.com/pengguna-jalan-soroti-akses-jalan-penghubung-banjarnegara-kebumen-pihak-dinas-terkait-terkesan-lamban-dalam-menangani-jalan-rusak-di-pagedongan/ https://rajawalitimestv.com/pengguna-jalan-soroti-akses-jalan-penghubung-banjarnegara-kebumen-pihak-dinas-terkait-terkesan-lamban-dalam-menangani-jalan-rusak-di-pagedongan/#respond Fri, 08 May 2026 06:14:59 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=169 http://Rajawali Times tv.com Banjarnegara Akses jalan penghubung tangan menghubungkan Banjarnegara-Kebumen yang melintasi wilayah Desa Pagedongan Kecamatan Pagedongan menjadi sorotan publik dan pengguna jalan yang melintas pada akses jalan tersebut.

Pasalnya pasalnya publik dan warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas menyoroti pada akses jalan tersebut yang rusak dan amblas tepatnya di titik ruas jalan di wilayah Pagedongan terdapat beberapa titik jalan yang rusak dan amblas Yang sudah sekian lama diduga terbengkalai tanpa tersentuh perbaikan dari pihak DPUPR terkait.

Akses jalan yang rusak dan amblas tersebut terdiri beberapa titik pada ruas jalan penghubung Banjarnegara dengan kebumen tepatnya pada rusa jalan di wilayah kecamatan Pagedongan.

Beberapa warga dan pengguna jalan mengeluhkan lambannya penanganan dari pihak DPUPR terkait atas akses jalan penghubung yang rusak dan amblas. kondisi terparah aksen jalan yang amblas berada di wilayah Desa Pagedongan dengan kondisi akses jalan tinggal separo jalan yang bs dilalui oleh pengguna jalan yang menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Beberapa pengendara Kamis (7/5/2026) saat ditemui wartawan di lokasi jalan yang amblas mengungkapkan hal yang senada mereka hampir rata rata mengeluh dan kecewa terhadap pihak terkait yang diduga lamban dalam melakukan perbaikan jalan.ucao pengguna jalan pada wartawan

Selanjutnya ada pula sejumlah pengendara yang mengungkapkan bahwa dirinya hampir pernah ingin terjatuh tatkala melintasi pada akses jalan yang rusak di wilayah Kutasari kebutuhduwur. “Ungkap sejumlah pengguna jalan.

Selanjutnya sejumlah pihak baik itu tok mas maupun pihak desa dari beberapa desa pun kepada wartawan juga menjelaskan bahwa memang akses jalan tersebut sudah lama rusak dan yang di Utara pertigaan watubelah Pagedongan amblas parah, untuk perawatan itu kewenangan. DPUPR Kabupaten Banjarnegara, dan kami hanya sebatas agar segera di perbaiki.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait soal perbaikan jalan yang rusak parah dan amblas. Sejumlah awak media akan terus memantau sejauh mana kesigapan pihak dinas terkait atas perbaikan akses jalan tersebut.

Red. MTj & tim

]]>
https://rajawalitimestv.com/pengguna-jalan-soroti-akses-jalan-penghubung-banjarnegara-kebumen-pihak-dinas-terkait-terkesan-lamban-dalam-menangani-jalan-rusak-di-pagedongan/feed/ 0