jema’ah haji – Rajawali Times TV https://rajawalitimestv.com Berita Online Terpercaya Thu, 04 Jun 2026 05:57:10 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://rajawalitimestv.com/wp-content/uploads/2026/05/cropped-cropped-1778771063479-1-32x32.avif jema’ah haji – Rajawali Times TV https://rajawalitimestv.com 32 32 12 Jamaah Tertahan di Jeddah, AMI Pertanyakan Kinerja Imigrasi TPI Surabaya https://rajawalitimestv.com/12-jamaah-tertahan-di-jeddah-ami-pertanyakan-kinerja-imigrasi-tpi-surabaya/ https://rajawalitimestv.com/12-jamaah-tertahan-di-jeddah-ami-pertanyakan-kinerja-imigrasi-tpi-surabaya/#respond Thu, 04 Jun 2026 05:57:10 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=851 http://Rajawali Times tv.com SIDOARJO -Kasus dugaan penggunaan visa palsu yang menimpa 12 warga negara asing (WNA) peserta umrah yang diberangkatkan oleh PT AJM menuai sorotan dari Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI).

Ketua umum AMI Baihaki Akbar, SE,SH mempertanyakan sistem pengawasan dan verifikasi dokumen yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah para jamaah diketahui dapat berangkat dari Indonesia, namun justru tertahan saat tiba di Bandara Jeddah, Arab Saudi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 12 jamaah harus tertahan selama kurang lebih 20 jam di Bandara Jeddah setelah otoritas Arab Saudi menemukan adanya permasalahan pada visa yang digunakan.

Akibat kejadian tersebut, para jamaah dikabarkan harus mengeluarkan biaya tambahan hingga mencapai Rp600 juta untuk pengurusan visa baru agar dapat melanjutkan perjalanan ibadah mereka.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan besar mengenai proses pemeriksaan dokumen sebelum keberangkatan dari Indonesia. Pasalnya, Imigrasi merupakan pintu gerbang terakhir negara yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap dokumen perjalanan setiap orang yang akan keluar wilayah Indonesia.

Menanggapi hal tersebut Baihaki Akbar meminta seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam proses keberangkatan internasional untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa 12 jamaah yang harus tertahan di Bandara Jeddah akibat dugaan penggunaan visa palsu. Peristiwa ini tidak boleh dianggap sebagai kesalahan satu pihak semata. Kami meminta seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam proses keberangkatan internasional untuk melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Baihaki saat beraudensi dengan Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto.

Menurutnya, Imigrasi memiliki peran penting sebagai gerbang akhir negara sebelum seseorang meninggalkan wilayah Indonesia. Karena itu, AMI menilai perlu ada evaluasi terhadap mekanisme pemeriksaan dan verifikasi dokumen yang selama ini diterapkan.

“Imigrasi merupakan pintu terakhir negara, ketika seseorang akan keluar dari wilayah Indonesia, tentu ada mekanisme pemeriksaan dan verifikasi dokumen yang dilakukan. Karena itu, kami meminta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya untuk turut melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap prosedur yang telah berjalan, tujuannya bukan untuk mencari kambing hitam, melainkan memastikan kejadian serupa tidak kembali menimpa masyarakat,” ujarnya.

AMI menilai fakta bahwa para jamaah dapat melewati pemeriksaan keberangkatan di Indonesia namun kemudian tertahan di Arab Saudi menunjukkan adanya celah yang perlu segera dibenahi. Terlebih, para jamaah harus menanggung kerugian materiil yang tidak sedikit serta tekanan psikologis akibat tertahannya mereka di negara asing.

“Fakta bahwa para jamaah dapat berangkat dari Indonesia namun kemudian tertahan di Arab Saudi karena dokumen yang dipersoalkan otoritas setempat menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban akibat lemahnya koordinasi dan pengawasan administrasi perjalanan internasional,” lanjutnya.

Selain meminta evaluasi terhadap sistem pengawasan keberangkatan internasional, AMI juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penipuan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara perjalanan apabila nantinya ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penipuan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara apabila terbukti terdapat unsur pidana. Siapa pun yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban hukum karena kerugian yang dialami jamaah tidak hanya materiil, tetapi juga psikologis dan moral,” tegasnya.Di sisi lain, AMI mengapresiasi langkah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, yang menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak kedutaan guna mencari formulasi terbaik agar kejadian serupa tidak terulang.

Meski demikian, AMI berharap langkah tersebut tidak berhenti pada koordinasi semata, melainkan menghasilkan perbaikan sistem yang nyata demi memberikan perlindungan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri, khususnya untuk keperluan ibadah.

“Ke depan, AMI mendorong adanya penguatan sinergi antara Imigrasi, Kementerian Agama, maskapai, kedutaan, dan otoritas negara tujuan agar setiap dokumen perjalanan dapat diverifikasi secara maksimal sebelum jamaah diberangkatkan. Jangan sampai ada lagi warga yang terlantar di negara asing akibat persoalan yang seharusnya dapat dicegah sejak awal,” pungkas Baihaki Akbar.

Kasus ini sendiri masih menjadi perhatian berbagai pihak. Masyarakat kini menantikan hasil koordinasi antara Imigrasi, kedutaan, serta instansi terkait guna mengungkap secara terang bagaimana dokumen yang diduga bermasalah tersebut dapat digunakan hingga para jamaah mengalami kesulitan saat tiba di negara tujuan.

(Redho)

]]>
https://rajawalitimestv.com/12-jamaah-tertahan-di-jeddah-ami-pertanyakan-kinerja-imigrasi-tpi-surabaya/feed/ 0
Jamaah Haji Plus Jawa Timur Tiba di Tanah Suci, Siap Jalankan Prosesi Ibadah Haji 1447 H https://rajawalitimestv.com/jamaah-haji-plus-jawa-timur-tiba-di-tanah-suci-siap-jalankan-prosesi-ibadah-haji-1447-h/ https://rajawalitimestv.com/jamaah-haji-plus-jawa-timur-tiba-di-tanah-suci-siap-jalankan-prosesi-ibadah-haji-1447-h/#respond Sat, 16 May 2026 10:45:27 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=429 http://Rajawali Times tv.com Makkah, Arab Saudi – Jamaah Haji Plus Indonesia khususnya asal Jawa Timur kini telah tiba di Tanah Suci dan siap menjalankan rangkaian ibadah haji tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Kedatangan jamaah disambut dengan suasana penuh syukur dan haru setelah menempuh perjalanan dari Indonesia menuju Makkah dan Madinah.

Sejumlah jamaah mulai menempati hotel dan menjalani persiapan fisik maupun spiritual menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Dengan pendampingan pembimbing ibadah dan tim travel, para jamaah tampak antusias mengikuti seluruh arahan demi kelancaran ibadah selama berada di Tanah Suci.

Direktur Haji Plus Nur Dhuha Wisata, Ust Mudzakir, mengkonfirmasi langsung bahwa seluruh jamaah Haji Plus asal Jawa Timur dalam kondisi siap menjalankan prosesi ibadah haji tahun ini.

“Alhamdulillah, jamaah Haji Plus dari Jawa Timur telah sampai di Tanah Suci dengan kondisi yang baik dan siap melaksanakan seluruh prosesi ibadah haji tahun ini. Kami terus melakukan pendampingan agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman, khusyuk, dan fokus,” ujar Ust Mudzakir.

Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan manasik, pendampingan kesehatan, hingga koordinasi teknis selama di Arab Saudi menjadi perhatian utama agar jamaah merasa aman dan tenang selama menjalankan ibadah.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap program Haji Plus, banyak calon jamaah mulai mencari travel terpercaya dengan pelayanan terbaik. Salah satu Travel Haji Plus Terbaik di Surabaya Jawa Timur yaitu Nur Dhuha Wisata yang dikenal aktif memberikan pendampingan ibadah, edukasi manasik, serta pelayanan jamaah secara intensif sejak sebelum keberangkatan hingga di Tanah Suci.

Kebersamaan jamaah asal Jawa Timur juga terlihat dari kekompakan rombongan selama menjalani aktivitas ibadah di kawasan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Para jamaah memanfaatkan momentum spiritual ini untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan mempererat ukhuwah sesama jamaah Indonesia.

Selain fokus pada ibadah, para jamaah juga diimbau menjaga kondisi fisik mengingat cuaca panas di Arab Saudi yang cukup ekstrem. Tim pendamping terus memberikan edukasi kesehatan, menjaga asupan cairan tubuh, serta mengatur mobilitas jamaah agar tetap prima hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.

Dengan semangat ibadah dan doa terbaik, jamaah Haji Plus Indonesia asal Jawa Timur kini bersiap menyambut puncak pelaksanaan ibadah haji dengan harapan dapat kembali ke Tanah Air sebagai haji dan hajjah yang mabrur.

(Redho)

]]>
https://rajawalitimestv.com/jamaah-haji-plus-jawa-timur-tiba-di-tanah-suci-siap-jalankan-prosesi-ibadah-haji-1447-h/feed/ 0