pendidikan – Rajawali Times TV https://rajawalitimestv.com Berita Online Terpercaya Thu, 25 Jun 2026 14:59:19 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://rajawalitimestv.com/wp-content/uploads/2026/05/cropped-cropped-1778771063479-1-32x32.avif pendidikan – Rajawali Times TV https://rajawalitimestv.com 32 32 Pelepasan Siswa Kelas 6 angkatan tahun 2026 SD Muhammadiyah warnai Tarian https://rajawalitimestv.com/pelepasan-siswa-kelas-6-angkatan-tahun-2026-sd-muhammadiyah-warnai-tarian/ https://rajawalitimestv.com/pelepasan-siswa-kelas-6-angkatan-tahun-2026-sd-muhammadiyah-warnai-tarian/#respond Thu, 25 Jun 2026 14:55:38 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1093 http://Rajawali Times tv.com Kab Bogor Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) gelar pelepasan siswa siswi kelas 6 bertujuan untuk dapat mengenang masa kebersamaan di sekolah dan pasca lulus mereka akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi

Pendidikan sekolah dasar adalah satu awal yang ditempuh oleh murid untuk menimba ilmu pendidikan Formal, Sekolah dasar Muhammadiyah yang bertempat di Jasinga telah berhasil mendidik putra putri kabupaten Bogor yang berlandaskan Iman, Ilmu, Amal dan cerdas seta berakhlakul karimah.

Kegiatan Pelepasan murid sekolah dasar Muhammadiyah berlangsung di halaman Sekolah Jl. Raya Jasinga No.20 Desa Jasinga Kec.Jasinga Kab.Bogor. Kamis, ( 25/6/2026 ).

Tampak Hadir H.Badrudin Selamet Kepala Desa Jasinga, H.Aris Rismansyah, S.H Ketua Yayasan Pendidikan Muhammadiyah Jasinga, Ulfah Damayanti Kepala Sekolah, Suhendra , S.Pd Ketua Panitia Pelaksana, Guru-guru Sekolah, Orang Tua Siswa-siswi, Tokoh Masyarakat dan segenap warga Jasinga.

Ulfah Damayanti selaku Kepala sekolah menyampaikan jenjang pendidikan Sekolah dasar bukanlah hanya tempat belajar, melainkan sebuah ekosistem tempat mewujudkan mimpi- mimpi untuk berprestasi baik dalam kegiatan kegiatan di luar jam pelajaran atau kegiatan ekstrakulikuler seperti olahraga dan kegiatan yang dapat di lakukan sebagai mana ditempuh anak didik di. sekolah lain.

Menurut keterangannya SD Muhammadiyah Jasinga telah menorehkan banyak prestasi hingga mendapat juara 1 Tingkat Kecamatan dari cabang olah raga pencak silat, prestasi tersebut diraih dalam ajang Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional ( O2SN )

Selain itu, program unggulan seperti tahfiz qur’an di sekolah, yang juga pihak sekolah telah menyediakan sarana dan prasarana bangunan gedung baru yang siap digunakan oleh siswa pada tahun ajaran tahun 2026/2027.

Diakhir sambutannya Kepsek SD Muhammadiyah Jasinga mengucapkan terimakasih kepada seluruh tokoh dan masyarakat Jasinga, donatur dan panitia penyelenggara acara, serta guru-guru atas segala kerja keras dan dedikasinya memberikan perhatian dalam mendidik dan mencerdaskan putra putri anak bangsa

Kemudian dirinya mengucapkan bertemikasih banyak kepada seluruh orang tua murid mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 yang telah mempercayakan Yayasan Pendidikan Muhammadiyah Jasinga untuk mendidik para murid hingga akhirnya mereka lulus.

“Alhamdulillah sebanyak 28 orang siswa-siswi kelas 6 tahun ajaran 2025/2026 di nyatakan lulus dan saya ucapkan selamat atas kelulusan anak-anak ku semoga kalian makin giat belajar untuk berprestasi, berdedikasi, cerdas dan berakhlak mulia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bersikap jujur, santun, disiplin dan berbuat baik, kelak kedepan pasca kelulusan dari SD Muhammadiyah Jasinga menjadi orang yang sukses “. Ucapnya.

Senada disampaikan Suhendra Ketua Panitia pelaksana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi yang diperoleh sekolah sudah banyak, ia menjelaskan berbagai kegiatan yang di ikui oleh murid seperti perlombaan siswa bidang akademik Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) dan lain-lainnya.

Dalam rangka menyambut tahun ajaran 2026/2027 Yayasan Pendidikan Muhammadiyah Cabang Jasinga khususnya Sekolah Dasar mengajak seluruh masyakarat Jasinga untuk dapat menitipkan putra putrinya menempuh pendidikan dan belajar menuntut ilmu di SD Muhammadiyah Jasinga.

“Kami membuka ruang yang luas dalam Penerimaan Siswa Baru tahun 2026. Dan berharap dapat disampaikan kepada sanak saudara dan family untuk kemudian mereka mendaftarkan putra putrinya di sekolah dasar Muhammadiyah.

Mengakhiri sambutannya Hendra mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak elemen masyarakat yang sudah membantu dan mendukung terlaksananya acara Pelepasan Siswa Kelas 6.

Silahkan anak-anaknya daftar masuk ke Pendidikan SD Muhammadiyah Jasinga,” Ajak Hendra kepada warga dan tamu undangan.

Untuk informasi kegiatan pelepasan siswa siswi kelas 6 sekolah dasar Muhammadiyah diwarnai dengan hiburan tarian yang dipentaskan oleh murid dan juga paduan suara.

Redaksi Piter Siagian

]]>
https://rajawalitimestv.com/pelepasan-siswa-kelas-6-angkatan-tahun-2026-sd-muhammadiyah-warnai-tarian/feed/ 0
Pungutan Tasyakuran Pelepasan Siswa MTS N 2 Kabupaten Tangerang Disorot Publik: Kepsek Inisiasi Orang Tua murid https://rajawalitimestv.com/pungutan-tasyakuran-pelepasan-siswa-mts-n-2-kabupaten-tangerang-disorot-publik-kepsek-inisiasi-orang-tua-murid/ https://rajawalitimestv.com/pungutan-tasyakuran-pelepasan-siswa-mts-n-2-kabupaten-tangerang-disorot-publik-kepsek-inisiasi-orang-tua-murid/#respond Wed, 24 Jun 2026 09:34:13 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1088 http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang – 24 Juni 2026 Panitia Beserta Kepala Sekolah Memberikan Klarifikasi terkait Dugaan Pungutan disekolah MTSN2 Tigaraksa yang mana menuai  sorotan tajam Aktifis di kabupaten Tangerang, atas pungutan tersebut di nilai bertolak belakang dengan tujuan pendidikan yang berorientasi untuk mencerdaskan anak bangsa. Dimana nilai yang di pungut cukup lumayan besar.

Besarnya biaya kegiatan Tasyakuran dan Pelepasan siswa MTsN 2 Kabupaten Tangerang yang digelar di Masjid Agung Al-Amjad, Rabu (10/06/2026), menuai sorotan dari sejumlah orang tua murid. Pasalnya, setiap siswa disebut dibebankan biaya sebesar Rp783.000 untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah peserta pelepasan mencapai 284 siswa. Dengan besaran biaya tersebut, total dana yang terkumpul diperkirakan atau lebih kurang mencapai lebih dari Rp222 juta. Nilai anggaran yang cukup besar itu memunculkan pertanyaan dari sejumlah wali murid terkait transparansi penggunaan dana kegiatan. Mereka menilai biaya yang dibebankan kepada siswa tergolong tinggi dan perlu dijelaskan secara rinci kepada seluruh orang tua.

Saat ditemui Awak media wali murid berinisial A dan S mengaku kecewa dengan pelaksanaan kegiatan pelepasan tersebut. Menurutnya, manfaat yang diterima orang tua tidak sebanding dengan besarnya biaya yang telah dikeluarkan.

Menurut keterangan mereka, Kalau dihitung dari jumlah siswa sebanyak 284 orang, nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Sementara orang tua yang hadir hanya mendapatkan snack,” ujarnya kepada wartawan, (19/06/2026).

Para orang tua berharap pihak madrasah maupun panitia pelaksana dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait rincian penggunaan anggaran kegiatan tersebut.

Selain itu, dirinya meminta keterbukaan informasi terkait kegiatan yang digelar untuk kemudian diketahui pengeluaran yang telah di laksanakan menurutnya data pengeluaran itu sangat penting hal itu untuk menghindari munculnya berbagai spekulasi dan kecurigaan di tengah masyarakat.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah wali murid lainnya. Mereka meminta agar kebijakan mengenai biaya perpisahan sekolah dievaluasi sehingga tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Selain itu, para orang tua berharap kegiatan pelepasan siswa di masa mendatang dapat diselenggarakan secara lebih sederhana dengan tetap mempertahankan nilai kebersamaan dan penghargaan kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan.

Mereka menilai acara perpisahan tidak harus dilaksanakan dengan biaya besar, namun lebih mengedepankan makna syukur dan apresiasi atas keberhasilan peserta didik menyelesaikan jenjang pendidikan.

Disisi lain Aktivis Menyoroti kegiatan yang dinilai tidak mendesak dan cenderung bersifat eforia dimana kondisi ekonomi yang lagi kurang stabil dengan kenaikan BMM yang juga berpotensi penurunan ekonomi yang mana menjadi perhatian bersama.

Dengan Kondisi saat ini dinilai sangat tidak wajar menggelar kegiatan yang juga bertentangan dengan keinginan pemerintah dalam mencerdaskan anak anak di kabupaten, dimana pemerintah kabupaten Tangerang justru memberikan biaya sekolah gratis di berbagai pendidikan di swasta, hal itu, supaya masyarakat dapat menempuh pendidikan berjenjang.

Disisi lain Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) melarang adanya pungutan dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik terkait dengan proses pemasukan (input) data, persetujuan (approvel) data, pemutakhiran (update) data, hingga rangkaian akhir dari proses pendataan.

Berdasarkan surat Edaran Nomor 734 tahun 2023 tentang Larangan Pungutan atas Penyelenggaraan Pendataan Pendidikan Islam di Lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia ini agar dijadikan acuan bagi pengelola pendidikan Islam dan satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

Aturan utama terkait larangan pungutan di lingkungan Kementerian Agama tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah. Aturan ini mengatur batasan ketat antara pungutan liar (pungli) yang dilarang dan penggalangan dana sukarela yang sah.

Menanggapi hal itu Kepsek MTSN 2 Tigaraksa memberikan klarifikasi terkait kegiatan pelepasan anak didik, menurutnya kegiatan tersebut di inisiasi oleh orang tua murid, bahkan desakan itu berasal dari orang tua, untuk diadakan Tasyakuran sehingga diteruskan ke Komite, bukan semata kepentingan sekolah,”ujarnya.

Kemudian dari hasil pertemuan dengan wali murid disepakati nilai biaya untuk kegiatan Tasyakuran dengan jumlah Rp 783000., dengan rincian Rp 300.000 untuk foto Album sekolah dan Rp 483000., untuk kegiatan Tasyakuran.

Sementara dana untuk Tasyakuran itu, di gelontorkan, dan di anggarkan untuk sewa IO, Soundsystem kamera dan perlengkapan panggung, AC, dan Kipas angin di aula, ditambah Snack. Beserta piala dan penghargaan kepada anak didik yang berprestasi. Dan juga seluruh siswa yang lulus menerima penghargaan.

Menilik dari itu, panitia menyampaikan bahwa tidak ada unsur yang kami sengaja membuat kekeliruan akan tetapi untuk Snack sendiri itu, adalah permintaan dari wali murid karena didasarkan besarnya biaya yang di pungut, Selain itu, menurut keterangannya bahwa nilai anggaran itu, sesuai kesepakatan dengan wali murid. Dan tidak semua Siswa memberikan sebagian keluarga yang tidak mampu, bahkan tidak membayar.

Menurut keterangan panitia bahwa dari keluarga tidak mampu tidak dipungut biaya melainkan subsidi silang. Dan sebanyak 20 siswa tidak dingut sementara kegiatan tetap berlangsung dan dapat digelar Kegiatan Tasyakuran tersebut.

Kegiatan Tasyakuran itu, adalah permintaan wali murid , untuk mengenang masa masa sekolah jenjang Pendidikan MTSN 2 Tigaraksa dimasa yang akan datang.

Redaksi Piter Siagian

]]>
https://rajawalitimestv.com/pungutan-tasyakuran-pelepasan-siswa-mts-n-2-kabupaten-tangerang-disorot-publik-kepsek-inisiasi-orang-tua-murid/feed/ 0
Dugaan Penggelembungan Nilai Rapor Warnai SPMB Banten, TOPANTARA Desak Audit Total https://rajawalitimestv.com/dugaan-penggelembungan-nilai-rapor-warnai-spmb-banten-topantara-desak-audit-total/ https://rajawalitimestv.com/dugaan-penggelembungan-nilai-rapor-warnai-spmb-banten-topantara-desak-audit-total/#respond Mon, 22 Jun 2026 04:03:25 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1060 http://Rajawali Times tv.com BANTEN – Dugaan penggelembungan nilai rapor dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri di Provinsi Banten menjadi sorotan publik. Praktik yang diduga dilakukan untuk meloloskan siswa ke sekolah negeri tersebut dinilai mencederai asas keadilan dan merugikan peserta didik yang mengikuti seleksi secara jujur.

Sekretaris Jenderal LSM TOPANTARA, Irwandi Gultom, mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Dr. H. Jamaluddin, M.Pd, untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap data nilai rapor yang digunakan dalam proses seleksi SPMB.

“Jika ditemukan adanya manipulasi atau penggelembungan nilai rapor, maka harus ditindak tegas. Jangan sampai siswa yang berprestasi dan mengikuti aturan justru tersingkir oleh praktik kecurangan,” tegas Irwandi.

Menurutnya, apabila terbukti terjadi pemalsuan atau perubahan data rapor secara sengaja, perbuatan tersebut dapat dijerat Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun.

Irwandi juga meminta Gubernur Banten, Andra Soni, turun tangan mengawasi proses SPMB agar berlangsung transparan, bersih, dan akuntabel. Ia menilai dugaan manipulasi nilai rapor merupakan persoalan serius yang dapat merusak kredibilitas dunia pendidikan di Banten.

“Hingga saat ini masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari Kepala Dindikbud Banten, Dr. H. Jamaluddin, M.Pd, terkait mekanisme verifikasi nilai dan langkah yang akan diambil apabila dugaan penggelembungan nilai rapor tersebut terbukti benar,” pungkasnya.

Disisi lain para Orang tua Calon Siswa-siswi yang ingin anaknya masuk di Tingkat SMA keluhkan SPMB dengan Kriteria Lingkungan dan wilayah yang mana menurut mereka dihadapkan pada persoalan nilai, yang membuat anak anaknya tidak diterima di sekolah terdekat.

Hal itu, mengundang reaksi dari beberapa aktivitas untuk mendorong keterbukaan informasi yang dinilai jauh dari harapan masyarakat. Bahwa nilai tertinggi menjadi tolak ukur untuk bisa menempuh pendidikan di tingkat SMA.

Jika hal demikian tentu pilihan terdekat sekolah tidak lagi dapat ditempuh putra putri anak Bangsa untuk bisa belajar disekolah terdekat, selain itu, beban dengan sendirinya dapat bertambah,  seiring dengan akan  mencari sekolah yang lebih jauh, Cost atau biaya setiap harinya yang dikeluarkan oleh orang tua menambah pilu ditengah ekonomi yang kurang baik, ” Ungkap Orang tua saat ditemui Awak media.

“Kami meminta Gubernur Banten untuk mengevaluasi kinerja dinas pendidikan dalam pembuatan program SPMB berbasis digital yang disinyalir kuat terjadi ketidak sesuaian.

Sementara di pihak sekolah hanya dapat melihat data yang sudah di upload selebihnya, ada pada sistem penerimaan murid Baru yang ditangani langsung oleh dinas pendidikan Banten.

redaksi@rajawalitimes tv.com

]]>
https://rajawalitimestv.com/dugaan-penggelembungan-nilai-rapor-warnai-spmb-banten-topantara-desak-audit-total/feed/ 0
Dugaan Pungli Berkedok Tasyakuran Pelepasan Siswa MTS N 2 Kabupaten Tangerang Disorot Aktivis. https://rajawalitimestv.com/dugaan-pungli-berkedok-tasyakuran-pelepasan-siswa-mts-n-2-kabupaten-tangerang-disorot-aktivis/ https://rajawalitimestv.com/dugaan-pungli-berkedok-tasyakuran-pelepasan-siswa-mts-n-2-kabupaten-tangerang-disorot-aktivis/#respond Fri, 19 Jun 2026 13:54:06 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1032 http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang – 19 Juni 2026 Dugaan Pungutan disekolah menjadi sorotan tajam Aktifis di kabupaten Tangerang, atas pungutan tersebut di nilai bertolak belakang dengan tujuan pendidikan yang berorientasi untuk mencerdaskan anak bangsa. Dimana nilai yang di pungut cukup lumayan besar.

Besarnya biaya kegiatan Tasyakuran dan Pelepasan siswa MTsN 2 Kabupaten Tangerang yang digelar di Masjid Agung Al-Amjad, Rabu (10/06/2026), menuai sorotan dari sejumlah orang tua murid. Pasalnya, setiap siswa disebut dibebankan biaya sebesar Rp783.000 untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah peserta pelepasan mencapai 284 siswa. Dengan besaran biaya tersebut, total dana yang terkumpul diperkirakan mencapai lebih dari Rp222 juta. Nilai anggaran yang cukup besar itu memunculkan pertanyaan dari sejumlah wali murid terkait transparansi penggunaan dana kegiatan. Mereka menilai biaya yang dibebankan kepada siswa tergolong tinggi dan perlu dijelaskan secara rinci kepada seluruh orang tua.

Saat ditemui Awak media wali murid berinisial A dan S mengaku kecewa dengan pelaksanaan kegiatan pelepasan tersebut. Menurutnya, manfaat yang diterima orang tua tidak sebanding dengan besarnya biaya yang telah dikeluarkan.

Menurut keterangan mereka, Kalau dihitung dari jumlah siswa sebanyak 284 orang, nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Sementara orang tua yang hadir hanya mendapatkan snack,” ujarnya kepada wartawan, (19/06/2026).

Para orang tua berharap pihak madrasah maupun panitia pelaksana dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait rincian penggunaan anggaran kegiatan tersebut.

Selain itu, dirinya meminta keterbukaan informasi terkait kegiatan yang digelar untuk kemudian diketahui pengeluaran yang telah di laksanakan menurutnya data pengeluaran itu sangat penting hal itu untuk menghindari munculnya berbagai spekulasi dan kecurigaan di tengah masyarakat.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah wali murid lainnya. Mereka meminta agar kebijakan mengenai biaya perpisahan sekolah dievaluasi sehingga tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Selain itu, para orang tua berharap kegiatan pelepasan siswa di masa mendatang dapat diselenggarakan secara lebih sederhana dengan tetap mempertahankan nilai kebersamaan dan penghargaan kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan.

Mereka menilai acara perpisahan tidak harus dilaksanakan dengan biaya besar, namun lebih mengedepankan makna syukur dan apresiasi atas keberhasilan peserta didik menyelesaikan jenjang pendidikan.

Disisi lain Aktivis Menyoroti kegiatan yang dinilai tidak mendesak dan cenderung bersifat eforia dimana kondisi ekonomi yang lagi kurang stabil dengan kenaikan BMM yang juga berpotensi penurunan ekonomi yang mana menjadi perhatian bersama.

Dengan Kondisi saat ini dinilai sangat tidak wajar menggelar kegiatan yang juga bertentangan dengan keinginan pemerintah dalam mencerdaskan anak anak di kabupaten, dimana pemerintah kabupaten Tangerang justru memberikan biaya sekolah gratis di berbagai pendidikan di swasta, hal itu, supaya masyarakat dapat menempuh pendidikan berjenjang.

Disisi lain Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) melarang adanya pungutan dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik terkait dengan proses pemasukan (input) data, persetujuan (approvel) data, pemutakhiran (update) data, hingga rangkaian akhir dari proses pendataan.

Berdasarkan surat Edaran Nomor 734 tahun 2023 tentang Larangan Pungutan atas Penyelenggaraan Pendataan Pendidikan Islam di Lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia ini agar dijadikan acuan bagi pengelola pendidikan Islam dan satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

Aturan utama terkait larangan pungutan di lingkungan Kementerian Agama tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah. Aturan ini mengatur batasan ketat antara pungutan liar (pungli) yang dilarang dan penggalangan dana sukarela yang sah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak MTsN 2 Kabupaten Tangerang maupun panitia pelaksana kegiatan belum memberikan keterangan resmi terkait besaran biaya, mekanisme penetapan anggaran, maupun rincian penggunaan dana Tasyakuran dan Pelepasan siswa tersebut. Saat dihubungi Kepsek melalui Telp Wa tidak memberikan respon atas kegiatan yang dinilai tidak sesuai aturan.

Diminta APH dan kementerian Agama agar Segera melakukan audit dan tindakan teguran atas pungutan yang dinilai melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini disinyalir kuat dugaan untuk meraup keuntungan besar dan untuk memperkaya diri.

Redaksi Piter Siagian

]]>
https://rajawalitimestv.com/dugaan-pungli-berkedok-tasyakuran-pelepasan-siswa-mts-n-2-kabupaten-tangerang-disorot-aktivis/feed/ 0
Semangat Kebersamaan Mengiringi Pelepasan Siswa Kelas VI SD Negeri Rancagong 1 Tahun Ajaran 2025/2026 https://rajawalitimestv.com/semangat-kebersamaan-mengiringi-pelepasan-siswa-kelas-vi-sd-negeri-rancagong-1-tahun-ajaran-2025-2026/ https://rajawalitimestv.com/semangat-kebersamaan-mengiringi-pelepasan-siswa-kelas-vi-sd-negeri-rancagong-1-tahun-ajaran-2025-2026/#respond Fri, 19 Jun 2026 03:29:04 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1013 http://Rajawali Times tv.com Legok – SD Negeri Rancagong 1 menggelar acara Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas VI yang dirangkaikan dengan Pentas Seni siswa kelas I hingga V Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kehangatan dengan dihadiri oleh para guru, orang tua siswa, komite sekolah, serta tamu undangan.pada hari kamis 18/06/2026

Acara diawali dengan penampilan seni dari para siswa yang menampilkan beragam bakat, mulai dari tari, musik, hingga pertunjukan lainnya. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin dan menjadi bukti kreativitas serta hasil pembinaan yang dilakukan pihak sekolah.

Momentum pelepasan siswa kelas VI menjadi bagian yang penuh makna. Setelah menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar, para siswa secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan harapan mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah.

Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, orang tua, dan pihak yang telah mendukung proses pendidikan selama ini. Ia juga berpesan kepada para lulusan agar terus semangat belajar, menjaga akhlak yang baik, dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.

Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik. Suasana kebersamaan yang tercipta mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Dengan terselenggaranya acara ini, SD Negeri Rancagong 1 berharap seluruh siswa kelas VI dapat melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan penuh percaya diri, sementara siswa kelas I hingga V semakin termotivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengukir prestasi di masa depan.

Maman

]]>
https://rajawalitimestv.com/semangat-kebersamaan-mengiringi-pelepasan-siswa-kelas-vi-sd-negeri-rancagong-1-tahun-ajaran-2025-2026/feed/ 0
TK Bunga Nusantara Gelar Pelepasan Dengan Mengusung Tema “Busana Adat Nusantara” https://rajawalitimestv.com/tk-bunga-nusantara-gelar-pelepasan-dengan-mengusung-tema-busana-adat-nusantara/ https://rajawalitimestv.com/tk-bunga-nusantara-gelar-pelepasan-dengan-mengusung-tema-busana-adat-nusantara/#respond Wed, 17 Jun 2026 18:36:29 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=1005 http://Rajawali Times tv.com Banjarnegara TK Bunga Nusantara yang terletak di wilayah Desa Somawangi Kecamatan mandiraja. Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan acara pelepasan siswa-siswi Tahun Ajaran [2025/2026] dengan penuh kemeriahan dan kebanggaan.

Acara ini Pihak Sekolah TK Bunga Nusantara mengambil tema “Busana Adat Nusantara”, kegiatan ini menjadi momen istimewa yang tidak hanya menandai berakhirnya masa pendidikan anak-anak di taman kanak-kanak, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia sejak usia dini.

Acara kegiatan dilaksanakan di gedung sekolah TK Bunga Nusantara pada Rabu (17/6/2026) yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan tamu undangan, bahkan dalam acara ini para siswa tampil mengenakan pakaian adat Dengan penuh percaya diri,dengan menampilkan tarian tarian tradisional yang sederhana dengan ceria.

Kepala TK Bunga Nusantara, Prihatin Wuri Handayani. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema busana adat dipilih sebagai sarana edukasi untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat mengenal, mencintai, dan bangga terhadap warisan budaya bangsa. Selain itu, acara pelepasan ini menjadi bentuk apresiasi atas proses belajar dan tumbuh kembang mereka selama menempuh pendidikan di TK Bunga Nusantara,” ujarnya.

Untuk Tahun ajaran 2025/2026 kali ini TK Bunga Nusantara Meluluskan siswa siswinya sejumlah 10 anak dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

Dalam acara juga turut dihadiri oleh ketua Bunda Milenial Banjarnegara ( Dewi Ratih )yang sudah bersinergi dengan TK Bunga Nusantara Sejak beberapa waktu lalu berkaitan dengan upaya melestarikan busana kebaya dan adat di sekolah.

Momen haru juga terasa ketika para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan belajar mereka.

Para orang tua menyambut positif kegiatan tersebut dan mengaku bangga melihat anak-anak tampil percaya diri serta mengenal kekayaan budaya Indonesia sejak dini.

Melalui kegiatan pelepasan bertema Busana Adat Nusantara ini, TK Bunga Nusantara berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat belajar, karakter yang baik, serta rasa cinta terhadap budaya dan tanah air Indonesia.

Red. Muchibun & MT jana

]]>
https://rajawalitimestv.com/tk-bunga-nusantara-gelar-pelepasan-dengan-mengusung-tema-busana-adat-nusantara/feed/ 0
Launching Pesantren Online Pequsah: Saatnya Orang Tua Ikut Belajar Agar Rumah Menjadi Lingkungan Pendidikan Terbaik Bagi Anak https://rajawalitimestv.com/launching-pesantren-online-pequsah-saatnya-orang-tua-ikut-belajar-agar-rumah-menjadi-lingkungan-pendidikan-terbaik-bagi-anak/ https://rajawalitimestv.com/launching-pesantren-online-pequsah-saatnya-orang-tua-ikut-belajar-agar-rumah-menjadi-lingkungan-pendidikan-terbaik-bagi-anak/#respond Sat, 06 Jun 2026 03:08:13 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=915 http://Rajawali Times tv.com SIDOARJO -Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak melalui sekolah berbasis Islam, muncul sebuah pertanyaan penting yang sering luput dari perhatian: apakah lingkungan di rumah sudah sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekola

Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu latar belakang lahirnya Pesantren Online Pequsah, sebuah inovasi pendidikan Islam berbasis digital yang resmi diluncurkan hari ini. Program ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin memperdalam ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan maupun tanggung jawab keluarga.

Peresmian Pesantren Online Pequsah yang dilaksanakan di Tangsel, 6 Juni 2026, mengangkat fenomena yang semakin banyak dirasakan para orang tua. Tidak sedikit keluarga yang telah berinvestasi besar untuk menyekolahkan anak di lingkungan Islami, namun menghadapi tantangan ketika anak kembali ke rumah dan menemukan suasana yang berbeda dari nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah.

“Anak hanya menghabiskan beberapa jam di sekolah, tetapi sebagian besar waktunya berada di rumah. Karena itu, rumah sesungguhnya adalah madrasah pertama dan utama. Jika sekolah mengajarkan nilai-nilai Islam, maka orang tua perlu terus belajar agar mampu menghadirkan suasana yang selaras di rumah,” ujar perwakilan Ketua Pequsah, Dr. Agung Solilhin, dalam sesi talkshow.

Agung menyatakan, Kondisi tersebut menjadi semakin relevan di era modern ketika banyak orang tua berada pada usia produktif dengan tingkat kesibukan yang tinggi. “Di satu sisi mereka ingin anak tumbuh dalam lingkungan yang religius, namun di sisi lain sering kali kesulitan meluangkan waktu untuk meningkatkan kapasitas diri dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam” ujarnya.

“Padahal, berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, kebiasaan ibadah, dan kesehatan mental anak. Keteladanan yang hadir setiap hari di rumah menjadi faktor penting yang tidak dapat digantikan oleh lembaga pendidikan mana pun” Jelas Agung.

Melihat kondisi tersebut, Pesantren Online Pequsah hadir dengan pendekatan yang fleksibel dan adaptif. Melalui sistem pembelajaran daring, masyarakat dapat belajar Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mengikuti pembinaan secara terstruktur dari mana saja dan kapan saja.

Lebih dari sekadar program pendidikan, Pesantren Online Pequsah membawa misi untuk memperkuat ekosistem keluarga Muslim Indonesia. Ketika orang tua terus bertumbuh dalam ilmu dan spiritualitasnya, maka rumah akan menjadi ruang yang menghadirkan ketenangan, keteladanan, serta budaya belajar yang positif bagi seluruh anggota keluarga.

Peluncuran Pesantren Online Pequsah juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi digital pendidikan keagamaan yang saat ini terus didorong oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi, akses terhadap pendidikan Islam yang berkualitas dapat menjangkau lebih banyak masyarakat tanpa batasan ruang dan waktu.

Melalui langkah ini, Pequsah berharap dapat menjadi pelopor gerakan pembelajaran Islam yang tidak hanya berfokus pada anak-anak, tetapi juga mendorong para orang tua untuk terus belajar sepanjang hayat.

“Karena pada akhirnya, anak-anak tidak hanya mendengarkan apa yang diajarkan orang tua, tetapi mereka tumbuh dari apa yang mereka lihat setiap hari di rumah” ujar Agung.

Pequsah merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berkomitmen menghadirkan akses pembelajaran Islam yang mudah, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Melalui peluncuran Pesantren Online, Pequsah berupaya menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.

(Redho)

]]>
https://rajawalitimestv.com/launching-pesantren-online-pequsah-saatnya-orang-tua-ikut-belajar-agar-rumah-menjadi-lingkungan-pendidikan-terbaik-bagi-anak/feed/ 0
Membangun Demokrasi Berkelanjutan Sinergi Pendidikan Politik Menuju Masyarakat Banten Yang Cerdas dan Partisatif https://rajawalitimestv.com/membangun-demokrasi-berkelanjutan-sinergi-pendidikan-politik-menuju-masyarakat-banten-yang-cerdas-dan-partisatif/ https://rajawalitimestv.com/membangun-demokrasi-berkelanjutan-sinergi-pendidikan-politik-menuju-masyarakat-banten-yang-cerdas-dan-partisatif/#respond Thu, 04 Jun 2026 03:22:47 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=836 http://Rajawali Times tv.com Tangerang ~ Rajawalitimestv.com Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Politik dan Penguatan Demokrasi Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Rumah Aspirasi Dewan Fikri Faiz Muhammad, S.Tr.Pel, DPRD Kab. Tangerang Rabu (03/06/2026)

Kegiatan ini diikuti oleh Organisasi Seperti Karang Taruna, Paskibra, Kader-Kader dari posyandu, Ormas-ormas, para ulama, tokoh pemuda, tokoh Masyarakat, Ketua Rw Ketua Rt Sekitar 200 Undangan yang turut hadir dalam acara ini, dan dihadiri juga oleh Komisi I DPRD Provinsi Banten H. M. Faizal, SH. MH. Selaku Narasumber.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Fasilitas Pembinaan Politik Kesbangpol Provinsi Banten H. Holil Badawai, S.Ag, M.M. menyampaikan bahwa kegiatan pendidikan politik ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten melalui Badan Kesbangpol dengan Komisi I DPRD Provinsi Banten dalam upaya memperkuat pendidikan politik serta meningkatkan kualitas demokrasi di tengah masyarakat.

“Ia menegaskan bahwa pendidikan politik memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dalam berdemokrasi, bijak dalam menerima informasi, serta mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.” Ujarnya.

Senada dengan itu H. M. Faizal Didepan Awak Media Memaparkan, Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai demokrasi, memperkuat kesadaran kebangsaan, serta menumbuhkan sikap toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.

” Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan demokrasi yang baik serta mampu menjadi agen perdamaian dan persatuan dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas di Provinsi Banten,” tutupnya.

*7oan*

]]>
https://rajawalitimestv.com/membangun-demokrasi-berkelanjutan-sinergi-pendidikan-politik-menuju-masyarakat-banten-yang-cerdas-dan-partisatif/feed/ 0
Profil Aktivis Pendidikan Usia Dini: Ade Rosmalawati Djamhur, Dedikasi Tanpa Henti untuk Generasi Bangsa https://rajawalitimestv.com/profil-aktivis-pendidikan-usia-dini-ade-rosmalawati-djamhur-dedikasi-tanpa-henti-untuk-generasi-bangsa/ https://rajawalitimestv.com/profil-aktivis-pendidikan-usia-dini-ade-rosmalawati-djamhur-dedikasi-tanpa-henti-untuk-generasi-bangsa/#respond Wed, 03 Jun 2026 05:58:44 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=854 http://Rajawali Times tv.com Tangerang Selatan – Sosok Ade Rosmalawati Djamhur, yang akrab disapa Bunda Adel, dikenal sebagai aktivis pendidikan anak usia dini (PAUD) yang telah mengabdikan dirinya selama hampir satu dekade dalam membangun fondasi pendidikan generasi penerus bangsa.

Menurut Bunda Adel, menjadi guru PAUD bukan sekadar profesi, melainkan ladang amal dan ibadah. “Setiap bimbingan yang diberikan dengan tulus akan menjadi jejak kebaikan yang tak terputus,” ujarnya, menegaskan nilai pengabdian yang ia pegang teguh sepanjang kariernya.

Perjalanan Bunda Adel di dunia pendidikan dimulai pada tahun 2007 di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ketertarikannya pada pendidikan anak usia dini berawal dari keterlibatannya dalam Lomba Lingkungan Sehat yang terintegrasi dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi NTB. Dalam kegiatan tersebut, ia dipercaya menjadi ketua tim yang beranggotakan 12 ibu muda dari Kelurahan Pekat, Sumbawa.

Di bawah kepemimpinannya, tim tersebut berhasil meraih Juara 1 tingkat Kabupaten Sumbawa dan melaju ke tingkat provinsi di Kota Mataram. Prestasi membanggakan kembali diraih dengan meraih Juara 2 tingkat Provinsi NTB pada tahun yang sama.

Keberhasilan tersebut menjadi titik awal kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengelola kelompok bermain anak usia dini yang saat itu dikenal dengan nama PADU, yang digerakkan oleh PKK Kelurahan Pekat. Seiring perkembangan waktu, istilah PADU kemudian dikenal luas sebagai PAUD.

Berbekal pengalaman tersebut, Bunda Adel bersama Ibu Atikah Hamzah mendirikan Yayasan Ali Hadi dan lembaga PAUD Siti Khadijah di Sumbawa Besar. Lembaga tersebut menjadi wadah awal pengabdiannya sebagai pendidik sekaligus penggerak pendidikan anak usia dini di lingkungan masyarakat. Ia aktif mengajar dan mengelola lembaga tersebut hingga tahun 2010.

Pada tahun yang sama, Bunda Adel memutuskan untuk melanjutkan pengabdiannya di Kota Tangerang Selatan. Di sana, ia kembali aktif di dunia PAUD dengan mendirikan PAUD Jambu Ceria di Ciputat bersama Ibu Irna Acing. Dalam lembaga tersebut, ia dipercaya sebagai Ketua Yayasan sekaligus pendidik hingga tahun 2013.

Tidak berhenti di situ, semangatnya terus berlanjut dengan mendirikan Yayasan Hazinatul Musthofa bersama kakaknya, Ustadz Musthofa Kamal. Melalui yayasan ini, ia kembali mendirikan PAUD Lentera Ilmu di kawasan Serua Indah, Ciputat, bersama rekan-rekannya dari Fakultas PG PAUD Muhammadiyah Jakarta.

Dedikasinya tidak hanya sebatas mendirikan lembaga pendidikan, tetapi juga aktif membina dan membantu legalitas sejumlah PAUD baru di wilayah Ciputat. Tercatat, sekitar 12 lembaga PAUD berhasil mendapatkan izin operasional resmi dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan berkat pendampingan yang dilakukannya.

Selain itu, Bunda Adel juga sempat mengabdikan diri di berbagai lembaga pendidikan lainnya, seperti TK Al Jabbar Perumnas II Tangerang, TK Elfash Pondok Aren, serta TK Alam Terbuka Arkids di Ciputat. Ia juga aktif sebagai tutor bimbingan belajar dan homeschooling, menunjukkan komitmennya dalam berbagai bentuk pendidikan.

Bagi Bunda Adel, pendidikan adalah cahaya kehidupan. Ia selalu memegang prinsip, “Ilmu adalah pelita diri. Jangan pernah berhenti belajar untuk meningkatkan kualitas diri dan jangan pernah puas dengan apa pun yang telah dicapai.”

Dengan rekam jejak panjang sejak 2007 hingga 2016, Ade Rosmalawati Djamhur telah membuktikan dedikasinya sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membangun, membina, dan menginspirasi banyak pihak dalam dunia pendidikan anak usia dini.

Pengabdian dan kontribusinya menjadi bukti nyata bahwa peran guru PAUD sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa sejak usia dini.

Chrdn

]]>
https://rajawalitimestv.com/profil-aktivis-pendidikan-usia-dini-ade-rosmalawati-djamhur-dedikasi-tanpa-henti-untuk-generasi-bangsa/feed/ 0
SMP Negeri 4 Tigaraksa Gelar Pelepasan Siswa-siswi Kelas 9 Diinisiasi Oleh Murid. https://rajawalitimestv.com/smp-negeri-4-tigaraksa-gelar-pelepasan-siswa-siswi-kelas-9-diinisiasi-oleh-murid/ https://rajawalitimestv.com/smp-negeri-4-tigaraksa-gelar-pelepasan-siswa-siswi-kelas-9-diinisiasi-oleh-murid/#respond Mon, 01 Jun 2026 09:20:13 +0000 https://rajawalitimestv.com/?p=785 http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang// SMP Negeri 4 Tigaraksa Gelar Pelepasan Siswa-siswi Kelas 9 Diinisiasi Oleh Murid.

Redaksi Piter Siagian

]]>
https://rajawalitimestv.com/smp-negeri-4-tigaraksa-gelar-pelepasan-siswa-siswi-kelas-9-diinisiasi-oleh-murid/feed/ 0