Beranda / Ekonomi / Pelantikan RT/RW Desa Cukanggalih 2026–2031: Wajah Lama Dominan, Siap Mengabdi Tanpa Kenal Waktu

Pelantikan RT/RW Desa Cukanggalih 2026–2031: Wajah Lama Dominan, Siap Mengabdi Tanpa Kenal Waktu

http://Rajawali Times tv.com TANGERANG – Pemerintah Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, secara resmi melantik puluhan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) terpilih untuk masa bakti tahun 2026–2031. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan sakral di Aula Kantor Desa Cukanggalih, Jumat (29/5/2026) siang, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di tingkat paling bawah pemerintahan.

Pelantikan ini didasarkan pada landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa. Dalam regulasi tersebut, keberadaan lembaga kemasyarakatan seperti RT dan RW diakui secara sah sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pembangunan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Salah satu catatan penting dalam hasil pemilihan dan pelantikan kali ini adalah dominasi wajah-wajah lama. Sebagian besar nama yang dilantik merupakan pemimpin lingkungan yang telah menjabat pada periode sebelumnya dan kembali mendapat mandat dari warga. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja, integritas, dan kedekatan para pemimpin tersebut masih sangat tinggi.

Acara pengukuhan berjalan lancar, aman, dan tertib. Prosesi sakral ini dihadiri oleh unsur tiga pilar pemerintahan, perangkat desa, hingga para tokoh masyarakat. Berikut daftar pejabat dan unsur yang hadir memimpin maupun menyaksikan pelantikan:

1. Andri Lesmana, SE – Kepala Desa Cukanggalih

2. Wulan Hadi, S.Pd – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cukanggalih

3. Serma Edy Kusmantoro & Sertu Didik Marwoto – Babinsa Desa Cukanggalih

4. Aiptu H. Aryani – Bhabinkamtibmas Desa Cukanggalih

5. Sekretaris Desa, seluruh Kepala Urusan (Kaur), serta Staf Pemerintah Desa Cukanggalih

6. Seluruh Ketua RT dan RW terpilih yang mewakili wilayah Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3, hingga Dusun 4.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan pimpinan desa, pengambilan sumpah janji jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan, pembacaan doa, hingga ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama seluruh elemen.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cukanggalih, Andri Lesmana, SE, memberikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus pesan mendalam kepada para ketua RT dan RW yang baru saja dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa amanah yang dipikul bukanlah sekadar jabatan administratif, melainkan tugas mulia pelayanan publik.

Menurut Andri, jabatan RT dan RW menuntut dedikasi tinggi karena menyangkut kehidupan warga sehari-hari. Bahkan, ia mengingatkan bahwa besaran biaya operasional yang diterima para ketua lingkungan jauh dari sebanding dengan beban kerja berat yang harus dijalani selama 5 tahun ke depan.

“Lima tahun ke depan bukan waktu yang singkat. Saya tegaskan, tugas Bapak dan Ibu sekalian adalah melayani masyarakat, tidak mengenal waktu. Jangan kaget jika malam hari, saat istirahat, atau hari libur pun warga butuh bantuan, Bapak/Ibu harus siap membantu. Kalau bukan Bapak/Ibu, mau siapa lagi? Kalian adalah ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan rakyat,” tegas Andri di hadapan seluruh peserta pelantikan.

Ia menambahkan, nominal biaya operasional yang ada mungkin hanya cukup untuk kebutuhan administrasi selama dua hingga tiga bulan saja, sementara tanggung jawabnya mencakup pengurusan data sosial, keamanan, ketertiban, hingga konflik warga. Oleh karena itu, ia sangat menghargai keikhlasan para kader yang bersedia mengabdi bukan karena materi, melainkan rasa tanggung jawab sosial.

“Uang operasional itu terbatas, tapi pengabdian kalian tak terbatas. Terima kasih sudah mau mengemban amanah ini. Kami dari Pemerintah Desa, Pak Sekdes, Pak Kaur, dan seluruh staf siap mendukung inovasi dan kerja Bapak/Ibu. Asalkan tujuannya satu: kemudahan dan kesejahteraan warga Cukanggalih,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BPD Cukanggalih, Wulan Hadi, S.Pd, menyambut baik terselenggaranya pemilihan serentak dan pelantikan ini. Ia bersyukur proses berjalan dari awal hingga akhir tanpa catatan konflik berarti, dari Dusun 1 hingga Dusun 4 semuanya berjalan aman dan kondusif.

Wulan menyoroti fakta mayoritas posisi diisi oleh wajah lama sebagai hal positif. Menurutnya, ini adalah “nilai rapor” langsung dari masyarakat yang menilai kinerja mereka selama periode sebelumnya masih relevan dan dibutuhkan.

“Alhamdulillah, saya perhatikan masih banyak wajah-wajah lama yang kembali dipercaya. Ini amanah luar biasa. Artinya, kinerja, kejujuran, dan kedekatan kalian dengan warga selama ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Masyarakat menilai kalian layak untuk lanjut memimpin,” ujar Wulan.

Namun, Wulan mengingatkan, periode 2026–2031 ini memiliki tantangan khusus. Pasalnya, di penghujung masa jabatan nanti, sekitar tahun 2029 atau 2030, Kabupaten Tangerang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Di momen krusial itulah peran RT dan RW sangat diuji dalam menjaga persatuan, menyaring informasi, dan menjaga stabilitas keamanan desa.

“Nanti di tahun-tahun akhir ada Pilkada. Di situ peran kalian sangat krusial menjaga kerukunan, menyampaikan informasi yang benar, dan menjaga kondusivitas. Mari kita jaga konsistensi kerja sama antara RT, RW, BPD, dan Pemerintah Desa demi kemajuan bersama,” pesannya.

Puncak acara berlangsung sakral saat seluruh ketua RT dan RW mengucapkan sumpah janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Ketua BPD, disaksikan Kepala Desa dan aparat keamanan. Inti sumpah tersebut adalah kesanggupan menjalankan tugas dengan jujur, adil, sesuai aturan hukum, dan berpedoman pada Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

Setelah pengambilan sumpah, secara simbolis dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa Cukanggalih mengenai pengangkatan. SK ini menjadi dasar hukum sah para ketua dalam menjalankan roda pemerintahan lingkungan selama lima tahun ke depan, sejalan dengan amanat UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 126-127.

Usai dilantik, sejumlah ketua RT dan RW menyampaikan komitmen dan program kerja yang akan mereka jalankan demi kemajuan wilayah masing-masing.

Ruyani (Ketua RT 001/001 Kampung Soka, Dusun 3) Ruyani merupakan salah satu sosok wajah lama yang kembali dipercaya warga. Ia sudah menjabat sejak tahun 2003 dan ini adalah periode keempat kalinya ia mengemban amanah. Baginya, tantangan terberat saat ini adalah soal data.

“Visi misi saya sederhana, menciptakan kemudahan bagi masyarakat. Baik di bidang sosial, kesehatan, maupun keagamaan. Tantangan utama kita adalah pendataan. Masih sering terjadi data penerima bantuan, warga kurang mampu, atau korban musibah yang simpang siur, tidak akurat. Saya ingin perbaiki itu agar bantuan tepat sasaran, tidak ada yang terlewat atau salah sasaran,” ungkapnya.

Untuk program 100 hari kerja pertama, Ruyani menegaskan akan fokus menyelesaikan pembenahan infrastruktur tempat ibadah (mushola dan masjid) serta mempererat kembali budaya gotong royong dan komunikasi dua arah yang cepat antara warga dan pemerintah desa.

Suwati (Ketua RT 007/001, Dusun 3) Sebagai salah satu sosok perempuan yang baru saja mulai menjabat, Ibu Suwati memiliki semangat tinggi. Ia bertekad membawa perubahan positif.

“Keinginan saya sederhana, saya ingin wilayah RT 007/001 ini menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, lebih tertib, lebih rukun, dan lebih sejahtera bersama,” ujarnya penuh semangat.

Aat Sufriatna (Ketua RT 009/005, Dusun 2)

Akrab disapa Donay, ketua RT yang baru saja dikukuhkan ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

“Terima kasih kepada warga RT 009 yang sudah percaya. Janji saya satu: akan bekerja sekuat tenaga untuk membantu warga, melayani warga dengan lebih baik lagi dari sebelumnya,” janjinya.

Berikut adalah nama-nama Ketua RT dan RW resmi yang dilantik untuk masa bakti 2026–2031:

Wilayah Dusun 2

1. Sudarman (Ketua RT 003/005)

2. Nurmauli (Ketua RT 009/005)

3. Aat Sufriatna (Ketua RT 009/005)

Wilayah Dusun 3

4. Ruyani (Ketua RT 001/001)

5. Sumantri (Ketua RT 002/001)

6. Suwati (Ketua RT 007/001)

7. Sugandi (Ketua RT 004/002)

8. Pepen Efendi (Ketua RT 005/003)

9. Ridwan (Ketua RT 006/003)

Wilayah Dusun 4

10. Andi Efiana (Ketua RT 005/013)

11. Turiman (Ketua RT 007/006)

12. Maman Suryaman (Ketua RW 006)

Pelantikan ini menutup rangkaian proses demokratis di tingkat desa. Kini struktur pemerintahan Desa Cukanggalih dari tingkat Desa, Dusun, RW hingga RT telah lengkap dan solid. Harapannya, sinergitas yang terbina mampu menjawab setiap tantangan pembangunan, mewujudkan data yang akurat, serta menjaga Desa Cukanggalih tetap aman, rukun, dan terus maju.

Pewarta Yupal Doni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *