Beranda / Trending / Proyek Balewarga di Dua Lokasi Yang Berbeda Tuai Kritik, KIP Tidak Terpasang dan Keselamatan Kerja Diduga Diabaikan

Proyek Balewarga di Dua Lokasi Yang Berbeda Tuai Kritik, KIP Tidak Terpasang dan Keselamatan Kerja Diduga Diabaikan

http://Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang – Sejumlah proyek yang tengah berjalan di dua lokasi berbeda yang satu balai warga RT 02/03. Pondok Sukatani permai kelurahan Sukatani kecamatan Rajeg dan yang kedua Balai warga RT 004/004 perum taman Rajeg Mulya Desa Rajeg Mulya kecamatan Rajeg kabupaten Tangerang

Menuai perhatian dan kritik dari control sosial . Sorotan tersebut muncul karena di lokasi pekerjaan diduga tidak terpasang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) atau papan informasi proyek, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dinilai belum optimal.sabtu 06/06/2026

Awak media pun mendatangi lokasi tersebut dan tidak ada nya pip terpampang, kami menilai keberadaan papan informasi proyek sangat penting sebagai bentuk transparansi kepada publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui sumber anggaran, dan juga nilai kontrak, sesuai dengan yang di gelontorkan oleh pemerintah melalui dinas terkait .

Pelaksanaan Proyek tersebut tidak serta memberikan informasi sebagai mana layaknya di pengerjaan lain yang di biayai oleh pemerintah melalui retribusi pajak, hal ini, mengundang perhatian publik dalam pelaksanaan  kerja, dan masyarakat perlu mengetahui jangka waktu pelaksanaan.

Kemudian Awak media mencoba konfirmasi lewat telp WhatsApp ke pihak kontraktor dengan menggunakan telpone seluler pekerja /tukang ber inisial N pihak kontraktor berbicara geser aja dulu padahal awak media mau konfirmasi terkait pip dan Kesehatan keselamatan kerja /K3

Selain itu, para pekerja di lapangan juga diduga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja sebagaimana mestinya. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait aspek keselamatan selama proses pekerjaan berlangsung.

Kami berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait segera memberikan penjelasan dan melakukan evaluasi agar setiap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah dapat dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan memperhatikan standar kesehatan kerja.

Selain itu, Sorotan tertuju pada pihak inspektorat agar segera melakukan Audit terhadap proyek yang dibiayai oleh Pemda ini sangat di perlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah di lakukan sesuai dokumen kontrak, gambar kerja dan spesifikasi teknis yang telah di tetapkan.

Hingga berita ini tayang, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak terpasangnya KIP serta penerapan K3 di kedua lokasi tersebut.

Maman

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *