Beranda / Ekonomi / Maraknya Pengaspalan Dimalam Hari Membuat Aktivis Angkat Bicara

Maraknya Pengaspalan Dimalam Hari Membuat Aktivis Angkat Bicara

Rajawali Times tv.com Kabupaten Tangerang Maraknya pengerjaan Aspal atau Hotmix di malam hari, salah satunya pekerjaan aspal/hotmix di Kp. Pabuaran Rt. 002 Rw. 06 Kel. Curug Kulon. Kec. Curug. Kab. Tangerang, yang di kerjakan sekitar pukul 23.00 wib hingga menjelang subuh ini, menuai Kritikan tajam dari kalangan Aktivis Lembaga dan Awak Media.

Sorotan pertama datang dari salah satu Aktivis Senior Kabupaten Tangerang, Sekaligus Ketua Lembaga Swada Masyarakat LSM Harimau PAC ( Pengurus Anak Cabang) Kec. Curug A. Jaeni atau yang lebih sering di sapa Bang Jack.

Didepan Awak Media Jack mengatakan, secara umum mengerjakan Aspal di malam hari sangat tidak di anjurkan karena suhu malam yang dingin dapat membuat aspal gagal merekat sempurna, suhu udara yang tidak stabil dan tingkat Kelembapan yang tinggi akan beresiko, jalan menjadi mudah rusak, bergelombang, dan berlubang.

“Suhu malam yang dingin, dapat menyebabkan aspal cepat membeku, sebelum proses pemadatan selesai dengan sempurna, hal ini membuat lapisan aspal mudah terkelupas, aspal panas yang baru di hamparkan akan mengalami penurunan suhu secara drastis.

Informasi yang di rangkum sekelompok awak media Selasa pagi 26/05/2026 pekerjaan hotmix di gelar sekitar pukul 23.00 hingga usai sekitar pukul 02.45 saat itu ada 2 mobil dump truck pengangkut aspal yang terparkir ucap salah satu warga yang minta identitasnya disembunyikan.

Jack menduga proyek hotmix Kp. Pabuaran ini telah jatuh kepada kontraktor yang salah, kontraktor yang tidak berkompeten dan kurang profesional, kuat dugaan proyek Kp. Pabuaran ini menjadi ajang korupsi bagi kontraktor yang Ma’ruf, proyek hotmix yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat, namun sayang,” tercoreng oleh kontraktor nakal.

Jack menilai bahwa kinerja Satuan Kerja (*SATKER*) Kec. Curug kurang maksimal sehingga masih banyak kontraktor yang berani berbuat curang dan ingin memperkaya diri sendiri sehingga bunyak uang negara yang di rampok akibat keserakahan para pemborong nakal

Jack juga menghimbau Kepada Anggota Dewan kabupaten atau provinsi, agar jangan main tunjuk saja penyedia jasa, karena jika salah tunjuk, bukan hanya masyarakat yang dirugikan, akan tetapi nama Dewan pengusung Aspirasi juga yang akan ikut tercoreng,” tutup A. Jaeni alias Bang Jack.

( 7oan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *